Jelang Liga Primer Inggris 2017-2018

Kandidat Juara Liga Primer Inggris 2017--2018: Tottenham Hotspur

Rizki Yanuardi    •    11 Agustus 2017 10:12 WIB
liga inggristottenham hotspur 2017--2018
Kandidat Juara Liga Primer Inggris 2017--2018: Tottenham Hotspur
Skuat Tottenham Hotspur saat bersiap menghadapi Juventus di laga pramusim (Foto: AFP PHOTO / OLLY GREENWOOD)

DIBANDING klub top lainnya, Tottenham Hotspur menjadi klub Liga Primer Inggris yang pelit belanja di bursa transfer musim panas, jelang kompetisi musim 2017--2018 yang sudah ada di depan mata. Ya, padahal klub sepak bola yang berasal dari Tottenham, di utara London ini baru saja mendapatkan uang dari hasil penjualan bek kanan Kyle Walker dengan banderol 51 juta euro (Rp782 miliar).

Maklum saja, tim yang juga dikenal sebagai Spurs, The Spurs dan Tottenham, atau the Lilywhites karena seragam tradisional mereka yang berwarna putih ini, kerap menjadi penantang terkuat para calon juara Liga Primer. Catatan dua musim terakhir dengan menduduki posisi ketiga dan runner up adalah faktanya.

Memiliki striker sekelas Harry Kane, yang dua kali menjadi top skorer Liga Primer di dua musim terakhir, wajar jika Spurs tidak boleh dipandang sebelah mata. Spurs yang kerap menjadi penjegal klub-klub elit, musim lalu memiliki catatan impresif. Tim asuhan pria Argentina Mauricio Pottechino ini paling produktif. Torehan 86 gol (2,26 gol per laga), diimbangi lini pertahanan yang kemasukkan 26 kali (0,68 gol per laga) dari total 38 laga adalah yang terbaik.

Masalahnya, skuat lapis kedua Spurs musim ini tetap tidak sepadan dengan pemain inti mereka yang bisa dijadikan alasan jika Spurs gagal meraih trofi. Apalagi hengkangnya Walker ke Manchester City, salah satu rival, membuat tim asal London utara itu sulit bersaing hingga ke puncak.
 

Baca: Kandidat Juara Liga Primer Inggris 2017--2018: Chelsea


Meski memiliki dua pelapis di posisi Walker, yaitu Cameron Carter-Vickers, namun minim jam terbang. Sementara Kieran John Trippier, kemampuannya masih di bawah Walker. Fan Spurs pun layak waswas menunggu transfer musim panas hingga akhir Agustus nanti. Apakah manajemen Spurs cepat bergerak mencari pemain berkualitas yang oke, atau mereka masih saja pelit membeli pemain.

Beberapa waktu lalu, Pochettino bahkan sempat mengeluhkan hal ini. Menurutnya, manajemen tim harus membeli pemain berkualitas untuk memotivasi pemain-pemain seperti Harry Kane, Delle Ali, Christian Eriksen untuk terus berpacu dan menjaga penampilannya dari awal hingga akhir kompetisi. Belum lagi kalau pemain kunci mereka cedera, Pochettino pasti kelimpungan meramu racikannya. Spurs musim 2017--2018, selain tampil di liga domestik juga akan tampil di Liga Champions Eropa.

Statistik Tottenham musim 2016--2017
Liga Primer Inggris: Peringkat 2
Menang: 23
Seri: 9
Kalah: 6
Memasukan: 80
Kemasukan: 39
Nilai 78 poin

Rata-rata penguasaan bola: 57,4%
Rata-rata operan akurat: 82,5%
Rata-rata tendangan ke gawang: 17,4 kali
Kartu kuning: 62
Kartu merah: 0



Sejarah klub:
Klub yang berdiri pada tahun 1882, memenangkan Piala FA untuk pertama kalinya pada tahun 1901, dan menjadi satu-satunya klub non-Liga yang menjuarai Piala FA, sejak dibentuknya The Football League. Pada musim 1960-61, Tottenham adalah klub pertama pada abad ke-20 yang meraih gelar ganda sebagai juara Liga dan Piala FA. 

Setelah berhasil mempertahankan Piala FA pada tahun 1962, Tottenham menjadi klub Inggris pertama yang memenangkan kompetisi klub UEFA dengan menjadi juara Piala Winners UEFA pada tahun 1963. Piala FA yang ketiga kalinya pada tahun 1960-an, dimenangkan pada tahun 1967.

Pada 1970-an, Tottenham memenangkan dua Piala Liga yaitu pada tahun 1971 dan 1973. Pada tahun 1972, menjadi klub pertama yang menjadi juara Piala UEFA sejak dibentuk pada tahun 1971 dan menjadi klub Inggris pertama yang memenangkan dua piala utama Eropa yang berbeda. Pada 1980-an, Spurs memenangkan beberapa piala dengan Piala FA sebanyak dua kali, FA Community Shield dan Piala UEFA pada tahun 1984. 

Pada 1990-an, klub memenangkan Piala FA dan Piala Liga. Ketika memenangkan Piala Liga sekali lagi pada tahun 2008, menjadikan mereka klub yang telah memenangkan trofi utama di setiap enam dekade terakhir - sebuah prestasi yang sama dengan Manchester United.
 

Baca juga: Kandidat Juara Liga Primer Inggris 2017--2018: Manchester United


Prediksi di musim 2017--2018
Menilik skuat Spurs saat ini, sepertinya Harry Kane dan kawan-kawan masih bisa menjadi ganjalan bagi tim elit lainnya (Chelsea, Manchester City, Arsenal, Manchester United, dan Liverpool) dalam meraih gelar. Pelitnya membelanjakan uangnya untuk pemain berkualitas, meski skuatnya kalau dirata-ratakan berusia 25 tahun 3 bulan (pemain tertua 33 tahun, pemain termuda 19 tahun) sulit buat Spurs meraih trofi.

Klub yang tidak lagi bermarkas di White Hart Lane ini, selalu memiliki perseteruan yang cukup tua dengan klub sekota, Arsenal. Dan pertandingan antara Spurs dan Arsenal terkenal dengan nama Derby London Utara. Sementara, menunggu selesainya pembangunan stadion baru, markas sementara Spurs di musim 2017--2018 adalah Wembley Stadium, London.

Prediksi peringkat akhir musim 2017--2018: Posisi 4

Video: Laga Uji Coba, AC Milan Takluk 1-2 dari Real Betis  


(ACF)

Juventus Menyerah Kejar Gelandang Liverpool
Bursa Transfer Pemain

Juventus Menyerah Kejar Gelandang Liverpool

1 day Ago

Juventus akhirnya menyatakan menyerah mengejar gelandang Liverpool Emre Can.…

BERITA LAINNYA
Video /