Pada Hari Ini

1989: 96 Suporter Liverpool Tewas pada Tragedi Hillsborough

Rendy Renuki H    •    15 April 2017 07:14 WIB
pada hari ini
1989: 96 Suporter Liverpool Tewas pada Tragedi Hillsborough
Peringatan tragedi Hillsborough (Liverpoolfc.com)

Metrotvnews.com, Sheffield: Pada hari ini, 15 April 1989, merupakan hari paling kelam bagi Liverpool. Sebanyak 96 suporter The Reds tewas di dalam stadion pada peristiwa yang kemudian dikenal dengan "Tragedi Hillsborough".

Peristiwa itu terjadi saat Liverpool bertemu Nottingham Forest di semifinal Piala FA. Kapasitas penonton yang membludak menjadi penyebab tragedi yang membuat 96 Liverpudlian tak pernah kembali pulang ke rumah mereka.

Fan Liverpool yang datang ke stadion mengisi salah satu tribun berbentuk teras dengan pagar besi sebagai pembatas. Jalanan di sekitar stadion yang saat itu mengalami perbaikan, membuat Liverpudlian telah datang ke stadion dan langsung berbondong masuk.

Penumpukan romobongan fan Liverpool itu tak lepas dari keputusan kepolisian setempat membuka dua akses gerbang menuju tribun teras (Leppings Lane). Namun, pihak kepolisian luput memonitor jumlah penonton yang masuk ke dalam tribun terebut.

(Baca: Derby Milan Akhir Pekan Ini Berpotensi Ciptakan Rekor)


Membuat tribun yang melebihi kapasitas itu tak mampu lagi menampung dan suporter yang berada paling depan terjepit ke pagar besi. Situasi itu diperparah dengan keputusan fan yang tetap memaksa masuk walau barisan penonton terdepan telah terjepit ke pagar pembatas.

Sontak korban jiwa langsung berjatuhan, terutama yang menimpa Liverpudlian di baris terdepan tribun. Tak sedikit korban yang menemui ajalnya sembari berdiri terhimpit pagar besi tribun Leppings Lane yang diketahui berjumlah 94 orang.

Dua orang lainnya pun dinyatakan tewas di hari tersebut yang menggenapkan jumlah korban menjadi 96 orang. Sementara, sebanyak 766 Liverpudlian lainnya mengalami luka-luka akibat insiden yang menjadi perdebatan panjang tersebut.

Pemerintah Inggris akhirnya menunjuk Hakim Agung Taylor untuk menyelidiki keadaan yang diklaim mengarah ke bencana tersebut. Kesimpulan yang dikenal dengan Laporan Taylor itu menyimpulkan kegagalan pengawasan kepolisian South Yorkshire terhadap pengendalian massa, termasuk mengatur jumlah penonton.

Meski dalam laporan itu menyebut jika ada faktor lainnya, namun Laporan Taylor menyimpulkan jika bencana itu adalah kegagalan kontrol kepolisian. Laporan Taylor pun menjadi awal mula dihilangkannya pagar besi pembatas stadion di seluruh stadion besar di Inggris.

Penyelidikan pun tak berhenti sampai di situ. Pasalnya, pihak keluarga yang belum terima dengan kepergian 96 Liverpudlian menilai ada fakta yang sengaja ditutupi. Sehingga akhirnya pada Desember 2009, Hillsborough Independent Panel membeberkan hasil investigasi baru kepada publik pada 12 September 2012.

Hasil investigasi itu menyebutkan jika kesalahan bukanlah ada di pihak fan Liverpool, tapi merupakan kurangnya kontrol kepolisian. Perdana Menteri David Cameron pun menyatakan permintaan maaf usai dirilisnya hasil investigasi tersebut.

Hingga hari ini, tragedi Hillsborough menjadi salah satu insiden paling berdarah dalah sejarah sepak bola Inggris. Juga salah satu tragedi paling mematikan dalam sejarah sepak bola dunia. (TDIFH/Liverpoolfc)

Video: Berlusconi Resmi Jual AC Milan
 


(REN)

Renato Sepakat ke Milan, MU Siap Gigit Jari
Bursa Transfer Pemain

Renato Sepakat ke Milan, MU Siap Gigit Jari

5 hours Ago

Dalam kesepakatan itu menyebut kalau Rossoneri akan membayar sebesar 35 juta Poundsterling atau…

BERITA LAINNYA
Video /