AS Roma 2017--2018

Kembalinya Di Francesco dan Upaya Roma Mengeksploitasi Talenta Muda

A. Firdaus    •    14 Juni 2017 11:18 WIB
as roma 2016--2017
Kembalinya Di Francesco dan Upaya Roma Mengeksploitasi Talenta Muda
Eusebio Di Francesco saat diperkenalkan manajemen Roma sebagai pelatih baru (Foto: AS Roma)

Metrotvnews.com, Roma: Eusebio Di Francesco resmi menjabat sebagai pelatih anyar AS Roma. Dia dikontrak dengan durasi dua tahun untuk menggantikan posisi Luciano Spalletti.

Roma telah mengumumkan kembalinya Di Francesco ke Stadion Olimpico, setelah sempat menjabat sebagai manajer tim pada 2005--2006. Pelatih berusia 47 tahun itu juga pernah merasakan kenangan manis bersama I Lupi.

Sebagai pemain, Di Francesco pernah mengenakan jersey Roma selama empat musim (1997--1998 hingga 2000-2001). Selama itu ia mencetak 129 penampilan dan 16 gol. Sekaligus menghadirkan gelar scudetto pada musim terakhirnya di Roma.

Klik di sini: Madrid Pernah Incar Mbappe ketika Berusia 14 Tahun

"Saya sangat senang bisa kembali ke Roma, untuk melatih tim yang selalu menjadi bagian dalam kehidupan saya. Saya berterima kasih kepada Presiden James Pallotta dan jajaran eksekutif untuk kesempatan ini. Saya akan menaruh semua usaha saya untuk membuat tim ini mendapatkan hasil yang layak," ujar Di Francesco.

Pemilihan Di Francesco sebagai pengganti Spalletti diakui manajemen Roma buah dari pematangan pihak klub. Jauh sebelum musim Serie-A berakhir, Roma langsung mencari beberapa kandidat penggantinya.

Terpilihnya Di Francesco yang sempat lima musim menjadi juru taktik Sassuolo, klub yang dulunya hanya berkutat di kasta kedua sepak bola Italia, namun menjadi klub yang sering mampir di papan tengah Serie-A.
"Ketika kami duduk untuk mendiskusikan kandidat ideal untuk peran pelatih Roma, kami menginginkan seseorang yang bisa masuk dan mendapatkan yang terbaik dari pemain tim utama kami dan juga membantu mengangkat beberapa talenta muda dari akademi kami," kata Presiden Pallotta.

Sang Presiden menilai kemampuan Di Francesco dalam meramu pemain muda menjadi sebuah bintang menjadi nilai plus. Hal itu dilakukan Di Francesco saat masih menjabat pelatih Sassuolo. Dan, Pallotta berharap hal itu bisa ia lakukan ketika menjadi allenatore Giallorossi.

Klik di sini: Inggris Gagal Permalukan 10 Pemain Prancis

Sementara itu, Sassuolo yang ditinggalkan pelatih terhebatnya, merasa kehilangan. Dari tangan dinginnya, klub yang kental dengan warna hitam-hijau ini mulai dikenal di kancah internasional. Warisannya untuk Sassuolo sebelum ia memutuskan pindah ke Roma adalah, membuat klub Neroverdi itu bermain di Liga Europa musim depan. Untuk itu mereka memberikan penghormatan hangat kepada Di Francesco dengan sebuah pernyataan di situs resmi.

"Mereka tak terlupakan lima tahun dengan Di Francesco, lima tahun kemenangan dan impian yang mengesankan. Terima kasih, kami hanya berharap masa depan Anda penuh dengan kesuksesan dan kepuasan. Anda adalah salah satu dari kami, selalu," demikian pernyataan situs resmi klub.

Di Francesco telah diperkenalkan manajemen klub secara resmi di Trigoria. Selanjutnya, ia akan mempersiapkan Roma untuk melakoni beberapa laga pramusim. Termasuk bermain di turnamen International Champions yang berlangsung di Amerika Serikat bulan depan.

Griezmann Perpanjang Kontrak di Atletico Madrid
 


(ASM)

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi
Rasisme dalam Sepakbola

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi

3 days Ago

Suporter AS Roma tirukan suara monyet ke arah Antonio Rudiger, bek Chelsea saat kedua tim bentr…

BERITA LAINNYA
Video /