Wali Kota Milan Picu Kisruh Kepemilikan Stadion San Siro

Rendy Renuki H    •    10 Januari 2018 09:12 WIB
liga italia
Wali Kota Milan Picu Kisruh Kepemilikan Stadion San Siro
Stadion San Siro (Google/YouTube)

Milan: Wali Kota Milan Giuseppe Sala memicu kisruh kepemilikan Stadion San Siro antara AC Milan dan Inter Milan. Perebutan stadion tersebut kembali pecah Selasa 9 Januari waktu setempat, setelah Sala mengklaim Rossoneri sedang mempertimbangkan hengkang dari stadion yang ditempatinya sejak 1926.

Sala mengklaim jika Milan akan berencana membangun stadion mereka sendiri. Namun pernyataan itu langsung dibantah Milan yang menegaskan tak ingin meninggalkan stadion berkapasitas 80 ribu penonton tersebut.

"Sehubungan pernyataan Wali Kota Giuseppe Sala, yang menyatakan AC Milan telah setuju memikirkan stadion baru, dan Dewan Kota akan memberi waktu kepada klub untuk mempertimbangkan daerah alternatif di Milan. AC Milan menyatakan bahwa klub tidak pernah mengungkapkan keinginan untuk meninggalkan San Siro," bunyi pernyataan Milan.

Baca: Hattrick Vietto Bawa Valencia Melaju ke Perempat Final


Menanggapi hal tersebut, Sala langsung berkomentar di Twitter-nya dan menegaskan mencatat pernyataan Milan untuk pindah markas. Berbicara kepada Sky Sports Italia, ia juga menegaskan jika tak hanya Milan, Inter pun mendapatkan penawaran yang sama untuk membangun stadion mereka sendiri.

"Saya mencatat pernyataan Milan itu. Mari kita sederhanakan ini, saya berpikir hal itu (pindah ke stadion baru) untuk Milan sendiri, untuk para penggemar dan turis, maka stadion perlu dimodernisasi," ucapnya.

"Kapan Milan bisa memberi tahu saya apakan mereka bersedia berinvestasi bersama kami di stadion kami? Mari perjelas ini, hal serupa juga berlaku kepada Inter, karena ini adalah stadion milik masyarakat kota Milan," sambung Sala.

Tak hanya Milan, Inter pun turut bereaksi terhadap pernyataan Sala. Nerazzurri menegaskan juga ikut berinvestasi di stadion yang sudah ditempatinya sejak 1947 silam.

"Kepada Sala, seperti yang Anda ingat, kami juga telah menginvestasikan waktu dan sumber daya di stadion milik masyarakat Milan. Rencana kami telah jelas dan belum berubah selama 18 bulan terakhir," bunyi pernyataan Inter.

"Kami menunggu diskusi bersama di satu meja dengan semua pihak yang terlibat untuk membicarakan hal ini dengan jelas," tutup pernyataan Inter. (Soccerway)

 


(REN)


Video /