Juventus 2017--2018

Dybala dan Cerita Para Pemilik Nomor Punggung 10 di Juventus

A. Firdaus    •    10 Agustus 2017 15:50 WIB
liga italia
Dybala dan Cerita Para Pemilik Nomor Punggung 10 di Juventus
Paulo Dybala (Foto: @juventusfcen)

Metrotvnews.com, Turin: Juventus telah menunjuk Paulo Dybala sebagai pemilik nomor punggung 10 untuk musim 2017--2018. Seperti halnya nomor 3 di AC Milan dan 7 di Manchester United, pemilik nomor punggung ini memiliki beban berat dan dikenakan oleh para pemain terbaik sepanjang sejarah klub.

Paul Pogba dan Carlos Tevez adalah pemakai terakhir nomor keramat ini. Sayang kedua pemain ini tak begitu lama menggunakannya.

Namun jika menilik ke beberapa musim ke belakang, ada beberapa legenda Bianconeri yang memiliki kisah menarik dan sukses ketika mengemban tugas tersebut.

Klik di sini: Mantan Bek Barcelona Bantah Terlibat Jaringan Narkoba

Omar Sivori (1957-1965)
Pada zamannya, nomor punggung hanya dari 1 hingga 11. Bisa dibilang dia menjadi pemegang nomor punggung 10 pertama yang mencapai kesuksesan bersama Juve. Pemain berjuluk El Grafico ini menghabiskan delapan musim di Turin. Selama itu ia mencapai tiga scudetti dan mencetak 174 gol dalam 259 penampilan.

Liam Brady (1980-1982)
Meski hanya dua musim membela Juve, Brady memberikan dampak besar untuk si Nyonya Tua. Mantan pemain Arsenal ini memenangkan scudetto dalam dua musim beruntun. Sekaligus menjadi pencetak gol penentu ketika Bianconeri meraih scudetto pada 1982.

Michel Platini (1982-1987)
Brady adalah tokoh populer di kalangan para Juventini, namun kedatangan Michel Platini langsung mengubur nama besar Brady.

Didatangkan pada musim panas 1982, Platini mencetak 28 gol dalam 48 pertandingan pada musim debutnya bersama Juve. Tapi akhir kekecewaan menimpa Platini ketika Roma membuyarkan scudetto yang nyaris digenggam Nyonya Tua.
 
Kekecewaan tersebut ternyata menjadi cambuk kebangkitan Juve di era Platini. Ia mampu mempersembahkan klubnya itu memenangkan Champions Cup yang kini dikenal dengan Liga Champions pada 1985, meskipun berada di bawah bayang-bayang tragedi Heysel.

Platini dianggap sebagai salah satu pemain terbesar sepanjang masa dengan memenangkan Ballon d'Or selama tiga tahun berturut-turut antara tahun 1983 hingga 1985.

Roberto Baggio (1990-1995)
Kepindahannya dari Fiorentina ke Juventus memicu kerusuhan di jalanan Florence. Para fan La Viola seakan menunjukkan kecintaan terhadap Baggio dan tak rela pemain yang berjuluk il Divin Codino berkostum Bianconeri.

Selama lima musim di Stadion Delle Alpi, Baggio menjadikan dirinya sebagai salah satu pemain terhebat di dunia. Dengan memenangkan Scudetto, Coppa Italia, dan Piala UEFA.

Catatannya di Juve 115 gol dalam 200 pertandingan. Namun pada 1995 ia dipindahkan ke Milan, untuk memberi jalan bagi anak muda.

Klik di sini: Bobol Gawang MU, Ambisi Chicharito pada Debutnya Bersama West Ham

Alessandro Del Piero (1993-2012)
Anak muda tersebut bernama Alessandro Del Piero yang direkrut Juve dari Padova pada 1993. Tapi ia tak langsung mengenakan nomor punggung 10, lantaran masih dipegang Baggio.

Selama dua musim berkarier di Turin, Juve menempatkan begitu banyak kepercayaan pada anak muda ini, dengan mengorbankan Baggio. Bisa dikatakan Juve berjudi, tapi terbayarkan oleh pemain berjuluk Pinturicchio tersebut.

Saat dia meninggalkan klub pada 2012, Del Piero telah membuktikan dirinya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa dengan 290 gol, dan juga memiliki penampilan terbanyak yaitu 705 laga. Belum ada pemain yang bisa menggeser catatan yang diraih Del Piero.

Selama 19 musim bersama Juve, Del Piero telah memenangkan delapan Scudetti, Coppa Italia dan Liga Champions. Tapi kesetiaannya terhadap Nyonya Tua membuat kepergiannya dari Turin menyisakan tangis bagi para Juventini.

Bentuk kesetiaan Del Piero ketika dua dari Scudetti tersebut dicabut dalam skandal Calciopoli, Juve terdegradasi ke Serie B. Namun Del Piero tetap bertahan.

Ketika itu, dia pencetak gol terbanyak di Serie-B. Kemudian ia mengulangi prestasi itu di Serie A, sebelum akhirnya mengucapkan salam perpisahan dengan mempersembahkan Scudetto terakhirnya pad amusim 2011-2012.

Dalam jajaran pemain hebat yang telah mengenakan jersey bergaris hitam dan putih, Del Piero mungkin adalah legenda Juventus yang paling hebat.

Ibrahimovic Merambah Bisnis Video Game
 


(FIR)

Pique Berharap Jumpa City di Liga Champions
Liga Champions 2017--2018

Pique Berharap Jumpa City di Liga Champions

5 hours Ago

Bek Barcelona Gerard Pique berharap timnya bisa bertemu Manchester City di Liga Champions musim…

BERITA LAINNYA
Video /