Liga Italia Serie-A 2017--2018

Profil Tiga Klub Promosi Serie-A Musim 2017--2018

A. Firdaus    •    09 Juni 2017 13:32 WIB
liga italia
Profil Tiga Klub Promosi Serie-A Musim 2017--2018
SPAL 2013, salah satu dari tiga klub yang memastikan diri promosi ke Serie-A (Foto: Twiter)

Metrotvnews.com, Jakarta: Tiga klub dari Serie-B dipastikan telah resmi promosi ke Serie-A musim 2017--2018. Mereka adalah Societa Polisportiva Ars et Labor (SAPL) dan Hellas Verona yang lolos otomatis.

Satu klub lagi adalah Benevento yang lolos melalui babak play off. Kepastian itu mereka dapat usai mengalahkan Carpi dengan kemenangan agregat 1-0, Jumat dini hari tadi.

Ketiga klub tersebut akan menggantikan posisi mereka yang dipastikan terdegradasi. Di antaranya adalah Empoli, Palermo, dan Pescara.

Klik di sini: Kane Impikan Gelar Ballon d'Or, Ingin Saingi Messi dan Ronaldo


Berikut profil klub promosi Serie-A yang dihimpun Metrotvnews.com dari berbagai sumber:
1. S.P.A.L 2013
Lebih dikenal dengan sebutan S.P.A.L yang merupakan singkatan dari Societa Polisportiva Ars et Labor. Jika diartikan ke dalam Bahasa Indonesia adalah Persatuan Klub Olahraga para Buruh. Sejak berdiri pada 1907, S.P.A.L hidup dari kalangan para buruh. Tapi selama 110 tahun usianya, S.P.A.L pernah dinyatakan bangkrut sebanyak empat kali.

Pertama kali mereka bangkut pada 2005, sehingga mereka harus memulai kompetisi dari Serie-D dengan membentuk nama baru menjadi S.P.A.L 1907. Namun S.P.A.L kembali dinyatakan bangkrut pada 2012, lantaran tak bisa menunjukkan konsistensi mereka di Serie-C.

Pada musim 2012--2013, S.P.A.L memulai era baru dengan memiliki nama baru pula, yaitu S.P.A.L 2013. Nama itu sengaja menjadi brand anyar mereka sebagai tanda kebangkitan klub.

Nampaknya nama tersebut membawa keberuntungan buat Nicolas Giani dkk. Pasalnya mereka terus menunjukkan konsistensi dengan mampu promosi ke Serie-A pada musim 2016--2017 di bawah kepelatihan Leonardo Semplici dengan status pemuncak klasemen.

Serie-A bukan kompetisi baru buat mereka. Terakhir kali berjuluk Biancazzurri ini pernah merasakan kompetisi tertinggi sepak bola Italia pada 1968.

Pemilik: Walter Mattioli
Pelatih: Leonardo Semplici
Kapten: Nicolas Giani
Pemain Bintang: Mirco Antenucci (37 penampilan, 18 gol)
Stadion: Paolo Mazza (19 ribu kapasitas), Ferrara

2. Hellas Verona
Hellas Verona tak asing lagi di kancah sepak bola Italia. Bahkan, klub berjuluk Gialloblu itu pernah menjuarai Liga Italia Serie-A pada musim 1984--2985.

Ketika itu mereka tampil mengejutkan dengan mengalahkan klub-klub besar seperti Torino, Inter Milan, dan AC Milan untuk meraih Scudetto satu-satunya sejauh ini.

Terakhir kali mereka menyicipi Serie-A pada musim 2015--2016. Di bawah kepelatihan Luigi Del Neri, Verona menjadi klub terburuk dengan menduduki posisi paling buncit lantaran hanya meraup 28 poin dari 38 laga.
 
Untungnya, hanya semusim mereka menderita di Serie-B. Sebab pada musim 2016--2017 klub yang kini diasuh Fabio Pecchia tersebut kembali promosi ke Serie-A dengan status runner up di bawah S.P.A.L 2013.

Presiden: Maurizio Setti
Pelatih: Fabio Pecchia
Kapten: Giampaolo Pazzini
Pemain Bintang:Giampaolo Pazzini (35 laga, 23 gol)
Stadion: Marc'Antonio Bentegodi (39211 kapasitas)

3. Benevento
Benevento Calcio akhirnya mencicipi Liga Italia Serie-A untuk pertama kalinya sejak klub ini didirikan pada 1929. Kepastian itu mereka dapat usai menyingkirkan Carpi pada babak play off promosi Serie-B dengan kemenangan agregat 1-0.

Skuat asuhan Marco Baroni ini dikatakan sedang menjalani tren positif. Pasalnya pada musim 2015--2016 mereka sebenarnya baru promosi ke Serie-B.
 
Kehadiran Benevento pada musim depan di Serie-A memunculkan terjadinya Campania Derby. Sebab mereka berada satu kota dengan Napoli. Sementara terakhir kali Serie-A menggelar derby ini terjadi pada 1987-1988, yaitu antara Avellino dengan Napoli.

Pemilik: Oreste Vigorito
Pelatih: Marco Baroni
Pemain Bintang: Fabio Ceravolo
Stadion: Ciro Vigorito (20 ribu kapasitas)

Argentina vs Brasil, Jadi Laga Debut Jorge Sampaoli
 


(FIR)