Rasisme dalam Sepak Bola

Gelandang Juventus Mengaku jadi Korban Rasisme

Gregah Nurikhsani Estuning    •    07 Januari 2018 18:41 WIB
juventus
Gelandang Juventus Mengaku jadi Korban Rasisme
Matuidi (kedua dari kanan) berargumen dengan wasit Gianpaolo Calvarese. (Foto: AFP PHOTO / MIGUEL MEDINA)

Cagliari: Blaise Matuidi menumpahkan kekesalan usai mengklaim menjadi korban rasisme kala membela Juventus menghadapi Cagliari di lanjutan Liga Italia Serie A dini hari tadi, Minggu 7 Januari 2018.

Pemain asal Prancis itu tidak menjelaskan dengan detail kapan dan bagaimana bentuk rasisme dari pendukung Cagliari. Namun, menurut pengamatan ofisial pertandingan, insiden itu terjadi sesaat sebelum babak pertama usai.

"Hari ini saya mendapat perlakukan rasisme. Orang-orang lemah mengintimidasi dengan penuh kebencian. Saya bukan pembenci, jadi saya cuma bisa kasihan dengan orang-orang seperti itu, memberikan contoh buruk buat orang lain," tulisnya di laman Facebook resminya.

Klik: Gantikan Coutinho, Riyad Mahrez Segera Tes Medis di Liverpool

Ini adalah kali kedua Matuidi mendapatkan perlakukan rasisme dalam kurun waktu 10 hari belakangan. Sebelumnya, Hellas Verona didenda 20ribu euro dan sanksi larangan masuk stadion selama satu tahun atas nyanyian rasismenya kepada Matuidi.

FIGC selaku federasi sepak bola Italia belum menentukan langkah lebih lanjut mengenai klaim Matuidi tersebut. Setidaknya, ia lega karena Juve sanggup membawa pulang tiga poin dari Sardegna Arena.

"Sepak bola adalah cara untuk menyebarkan kesetaraan, gairah, dan inspirasi. Itulah saya di sini. Damai!" sambungnya lagi.

Video: Persib Resmi Perkenalkan Tiga Punggawa Baru
 


(RIZ)


Video /