Komdis Liga Italia Hukum Pemain Udinese karena Menghina Tuhan

Gregah Nurikhsani Estuning    •    31 Agustus 2018 23:23 WIB
liga italia
Komdis Liga Italia Hukum Pemain Udinese karena Menghina Tuhan
Rolando Mandragora (kiri) berupaya merebut bola dari penguasaan Lucas Hernandez (kanan). (Foto: FRANCK FIFE / AFP)

Udine: Rolando Mandragora, gelandang Udinese dihukum satu pertandingan oleh Komisi Disiplin (Komdis) Liga Italia Serie A. Hukuman diberikan bukan karena pelanggaran keras kepada lawan, melainkan karena tertangkap kamera menista Tuhan.

Usut punya usut, saat laga Udinese kontra Sampdoria pada lanjutan Serie A Italia beberapa hari lalu, tendangan Mandragora mampu dihadang kiper. Frustrasi, ia langsung mengucapkan kata-kata tak pantas.

"Porca Madonna, vaffanculo, Dio cane!"

Jika dialihbahasakan ke Indonesia maka menjadi, "Bunda Maria adalah b*bi, b*adab, Tuhan a*jing!"

Awalnya wasit tidak mengetahui kejadian tersebut. Namun, Komdis Serie A melakukan investigasi, dan akhirnya menghukum pemain 21 tahun tersebut dengan tuduhan "penistaan agama/Tuhan".

Klik: Kalahkan Ronaldo, Modric Jadi Pemain Terbaik Eropa 2017--2018

"Setelah melakukan tinjauan dari tayangan ulang televisi, beliau (Mandragora) mengumpat, menghujat, bukan kepada orang-orang di sekitarnya. Kejadian itu tertangkap jelas di televisi, dan kami menganggapnya sebagai penghinaan kepada Tuhan (blasphemy). Identifikasi gerak bibir dilakukan para ahli," tulis pernyataan dari Serie A.

Tak cuma di sepak bola, Italia secara umum memang melarang warganya untuk menghujat Tuhan secara publik. Operator olahraga kemudian menerapkannya, dan sepak bola baru meresmikan aturan tersebut pada tahun 2010.

Pemain sekelas Gianluigi Buffon pun pernah dihukum karena dihukum karena melakukan hal ini. Buffon sempat membantah tuduhan tersebut dengan mengatakan bahwa yang ia maksud adalah "Zio" (paman), bukan "Dio" (Tuhan).

Video: Jojo Ingin Kunjungi Korban Gempa Lombok