Final Piala Jerman

Tak Lihat Frankfurt Angkat Piala, Muenchen Bantah Tidak Hargai Lawan

Krisna Octavianus    •    20 Mei 2018 08:00 WIB
piala jerman
Tak Lihat Frankfurt Angkat Piala, Muenchen Bantah Tidak Hargai Lawan
Juup Heynckes dan Thomas Mueller (kanan) (Foto: fft)

Berlin: Pelatih Bayern Muenchen, Jupp Heynckes menegaskan tim asuhannya bukan pecundang yang buruk setelah juara Bundesliga itu tidak menonton Eintracht Frankfurt mengangkat trofi Piala Jerman di podium.

Musim Bayern berakhir dengan catatan yang mengecewakan dan kontroversial menyusul kekalahan mengejutkan 1-3 di ajang Piala Jerman. 

Frankfurt untul cepat lewat Ante Rabic pada menit ke-11. Akan tetapi, Robert Lewandowski berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-53.

VAR kemudian menjadi penentu gol kedua Frankfurt yang juga dicetak Rebic pada menit ke-82. tim asuhan Niko Kovac juga beruntung ketika wasit Felix Zwayer tidak memberikan penalti kepada Bayern di menit keempat perpanjangan waktu setelah Kevin-Prince Boateng menjegal Javi Martinez.

Frankfurt kemudian melakukan serangan balik dan menyegel kemenangan melalui Mijat Gacinovic pada menit 90+6.

Kejadian unik kemudian terjadi usai laga ketika pemain Bayern Muenchen tidak menyaksikan Frankfurt mengangakat trofi. Hal ini membuat banyak pihak menyebut The Bavarians tidak menghormati lawan.

Namun, pelatih kepala Heynckes justru menyalahkan kurangnya protokol pasca pertandingan, dia mengatakan kepada wartawan: "Sesuatu yang harus saya akui adalah bahwa saya sebenarnya akan mengharapkan seorang pejabat, baik dari FCB atau DFB untuk mengatakan bahwa kami harus menunggu sampai trofi diserahkan."

"Saya tidak berpikir bahwa ini terjadi dengan sengaja. Saya harus memberitahu Anda bahwa pada saat ini saya sama sekali tidak memikirkan hal ini, karena kalau tidak saya akan mengatakan kepada tim saya untuk tetap bertahan. Beberapa pemain tinggal, direktur olahraga juga. Tapi ini kesalahpahaman," tegas Heynckes.

Sementara itu, bintang Bayern, Thomas Mueller juga menyangkal timnay tidak hormat terhadap Frankfurt, dia menambahkan: "Frankfurt membentuk barisan guard of honour dan saya juga meminta pengawas tim kami jika kami juga perlu melakukannya. Kemudian dia berkata; 'Tidak, itu hal yang lain. Pemenang akan membentuk guard of honour untuk yang kalah," ungkap Mueller.

"Saya tidak mengerti mengapa ada diskusi sekarang. Frankfurt telah mendapatkannya dari perspektif olahraga. Itu bukan tanda ketidaksopanan. Ini cukup sulit untuk melewati guard of honour jika Anda kalah dan kemudian menghadapi pemenang. Saya jangan berpikir bahwa Frankfurt sedih karena kami tidak merayakannya," pungkasnya.




(KRS)