Niat Menjadikan Piala Dunia Ladang Amal Batal karena Diprotes

Gregah Nurikhsani Estuning    •    07 Juni 2018 09:46 WIB
piala dunia 2018
Niat Menjadikan Piala Dunia Ladang Amal Batal karena Diprotes
Sumber foto: Mastercard

Jakarta: Kegiatan amal yang diprakarsai Mastercard, salah satu perusahaan di bidang finansial terkemuka dibatalkan. Mereka mendapatkan protes keras karena dinilai 'tidak didasarkan atas rasa kemanusiaan'.

Pekan lalu, Mastercard meluncurkan sebuah program yang sebetulnya unik, yakni mendonasikan makanan kepada anak-anak kelaparan di seluruh dunia setiap ada gol yang dicetak oleh Lionel Messi dan atau Neymar di Piala Dunia 2018 Rusia nanti. Kegiatan tersebut sejalan dengan apa yang dilakukan PBB lewat kampanye World Food Programme.

Sayangnya, kampanye itu justru tidak begitu didukung oleh sejumlah pihak, terutama para penggiat kemanusiaan dan sosial. Menurut mereka, jika memang berniat baik, tidak perlu menunggu Messi dan atau Neymar mencetak gol.

Klik: Marko Simic Diizinkan Pulang Kampung Lebih Cepat

Merespons hal tersebut, Mastercard lalu memutuskan untuk tidak meneruskan program itu. Namun, mereka tetap memberikan bantuan makanan seperti yang sudah-sudah.

"Kami tidak ingin suporter, pemain, siapa pun untuk kehilangan fokus pada isu kelaparan yang kritis dan upaya kami untuk mendukung kampanye anti kelaparan," tulis rilis Mastercard via Associated Press.

"Dengan adanya feedback dari banyak orang, kami mencoba menyelaraskan kampanye. Alih-alih 10ribu makanan dikalikan gol yang cetak Messi dan Neymar, kami akan tetap mendonasikan 1 juta makanan di tahun 2018 ini," sambungnya.

Video: Persija Ajukan Stadion PTIK untuk Jamu Persib dan Persebaya
 



Adam Lallana tak Dendam kepada Southgate
Timnas Inggris

Adam Lallana tak Dendam kepada Southgate

2 weeks Ago

Adam Lallana merasa Gareth Southgate sudah melakukan keputusan tepat dengan tidak memanggilnya …

BERITA LAINNYA
Video /