Sejarah Piala Dunia

Piala Dunia 1978: Tuan Rumah Kembali 'Kubur' Total Football

M. Rizky Adhestian    •    09 Juni 2018 13:58 WIB
piala dunia
Piala Dunia 1978: Tuan Rumah Kembali 'Kubur' Total Football
Mario Kempes usai mencetak gol kemenangan Argentina (Foto: Blogspot)

Piala Dunia 1978 atau gelaran World Cup ke-11 menjadi pagelaran tak terlupakan bagi tuan rumah tim Tango Argentina. Tim Tango meraih gelar pertamanya usai mengalahkan tim yang tampil menakutkan dengan Total Football-nya, tim Oranye Belanda 3-1 di partai final. Saat itu Belanda masih dianggap paling favorit.

Argentina resmi dipilih menjadi tuan rumah oleh FIFA pada 6 Juli 1966 di London, Inggris. Saat itu, Meksiko yang menjadi salah satu kandidat  mengundurkan diri dua tahun sebelumnya tahun 1976. Meksiko sebelumnya juga dipilih menjadi tuan rumah Piala Dunia 1970.

Kontroversi sempat mewarnai menjelang Piala Dunia Argentina. Kudeta militer dua tahun sebelum Piala Dunia 1978 sempat pecah. Pada 1977, Menteri Dalam Negeri Argentina Jendral Albano Harguindeguy bahkan menyatakan, setidaknya lebih dari 5.000 orang menghilang. Insiden itu diduga berkaitan dengan politik perang.

Meski begitu, Piala Dunia tetap digelar di negara terbesar kedua di Amerika Selatan itu. Tercatat ada 16 negara menjadi peserta turnamen. Sepuluh negara dari benua Eropa, empat dari Amerika, satu dari Asia dan satu wakli dari Afrika. Iran menjadi satu-satunya wakil Asia, begitu juga dengan Tunisia dari Afrika.

Format turnamen sama seperti tahun 1974, yaitu 16 tim yang lolos dibagi ke dalam empat grup. Setelah itu, delapan negara yang lolos fase grup melaju ke dalam dua grup di fase kedua. Setelah itu, juara dari masing-masing grup akan bertemu di final. Sementara runner-up grup memperebutkan juara ketiga.

Baca juga: Piala Dunia 1966: Inggris Berjaya di Tanah Sendiri

Argentina saat itu hanya runner-up di Grup 1, mengikuti Italia yang keluar sebagai juara grup. Namun, mereka mampu menjadi juara fase grup kedua usai mengalahkan Brasil, rival abadi di kawasan latin, untuk meraih tiket final.

Raihan poin Argentina dan Brasil sejatinya persis sama. Namun, kemenangan besar 6-0 atas Peru membuat Argentina unggul agregat gol atas tim Samba. Argentina mencetak delapan gol tanpa kebobolan. Sementara Brasil hanya mencetak lima gol dan satu kali kebobolan.

Final Piala Dunia 1978 mempertemukan Argentina dengan Belanda. Markas River Plate, Estadio Monumental di Buenos Aires, menjadi tempat perhelatan laga tersebut. Pertandingan pada 25 Juni 1978 itu dihadiri lebih dari 71 ribu penonton. Wasit asal Italia, Sergio Gonella, diberi tugas memimpin laga final itu.

Partai final Piala Dunia kembali menuai kontroversi. Belanda yang dibesut Rinus Michels menuduh tuan rumah mengulur-ngulur waktu dimulainya pertandingan. Argentina diketahui datang terlambat di laga final itu. Belanda menganggap hal tersebut dimaksudkan agar penduduk Buenos Aires semakin banyak mengepung stadion dan menciptakan kegaduhan.

Saat mulai pertandingan, Argentina membuka keunggulan lebih dulu lewat gol Mario Kempes di menit ke-38. Bermain alot hingga babak kedua, serangan Belanda baru berbuah gol di menit 82 dan memaksa wasit mengadakan babak tambahan.

Argentina memastikan kemenangan 3-1 pada babak tambahan dengan gol kedua Kempes dan satu gol Daniel Bertoni. Kempes, pemain yang mengakhiri karier seniornya di klub Indonesia Pelita Jaya sekaligus memastikan diri menjadi topskorer Piala Dunia dengan total enam gol.

Fakta Menarik Piala Dunia 1978:

- Piala Dunia 1978 menjadi ajang saat Argentina meraih gelar juara piala dunia untuk pertama kalinya. 

- Argentina juga menjadi tuan rumah piala dunia kelima yang berhasil juara setelah Uruguay (1930), Italia (1934), Inggris (1966), dan Jerman Barat (1974).

- Piala Dunia 1978 menjadi piala dunia terakhir dengan peserta hanya 16 negara. Pada Piala Dunia setelahnya, yakni tahun 1982 di Spanyol, FIFA memperbanyak pesertanya menjadi 24 negara.

- Piala Dunia 1978 menjadi piala dunia pertama bagi Iran dan Tunisia yang lolos pertama kalinya.

- Belanda dua kali menelan kekalahan berturut-turut di partai final Piala Dunia, dan keduanya dilakukan tim tuan rumah. Sebelumnya di Piala Dunia 1974, mereka takluk 2-1 oleh Jerman Barat.

Video: Media Center Piala Dunia 2018 di Moskow Resmi Dibuka
 


(RIZ)


Video /