Jelang Portugal vs Spanyol

Spanyol "Diguncang Badai", Portugal Tetap Waspada

Krisna Octavianus    •    14 Juni 2018 07:50 WIB
timnas portugalpiala dunia 2018
Spanyol
Bernardo Silva (Foto: AFP/FRANCISCO LEONG)

Kratovo: Playmaker Portugal, Bernardo Silva tetap waspada terhadap Spanyol meskipun La Roja baru saja diguncang pemecatan Julen Lopetegui. 

Presiden RFEF (PSSI-nya Spanyol), Luis Rubiales membuat pengumuman mengejutkan pada Rabu 13 Juni bahwa mereka telah memecat Julen Lopetegui. RFEF tampak kecewa dengan kesepakatan Lopetegui untuk bergabung dengan Real Madrid secara sepihak tanpa memberi tahu federasi.

Itu juga dikonfirmasi kemudian pada hari itu juga bahwa Fernando Hierro akan mengambil alih timnas Spanyol selama di Rusia, dengan pertandingan pertama mereka datang pada Jumat 15 Juni melawan Portugal.

Dengan laporan yang menunjukkan pemain Spanyol yang dipimpin oleh kapten Sergio Ramos, tertarik untuk Lopetegui untuk bertahan. Ada yang menyebut terjadi "kerusuhan" di kamp pelatihan La Furia Roja. Hal ini dipercaya membuat mereka akan goyah.

Namun, Silva tetap melihat ada kualitas yang cukup dalam skuat untuk menimbulkan ancaman besar, terlepas dari kemungkinan masalah di luar lapangan.

Dia mengatakan pada konferensi pers: "Pada tingkat teknis, Spanyol adalah tim nasional terbaik di dunia."

"Lini tengah dengan pemain dari Barcelona dan Madrid, jelas mereka favorit (pada laga hari Jumat). Mayoritas dari mereka telah memenangi Piala Eropa atau Piala Dunia, tetapi kami memiliki tim yang bagus dan kami akan keluar untuk menang seperti yang selalu kami lakukan," lanjutnya.

"Untuk menang melawan Spanyol, kami harus kuat secara mental, Cristiano Ronaldo harus dalam kondisi terbaiknya dan (kami butuh) sedikit keberuntungan," sambungnya.

Ronaldo akan menguasai sebagian besar perhatian Spanyol dan Silva terkesan pada sifat tanpa henti dari pemenang Ballon d'Or lima kali.

Dia menambahkan: "Ambisi adalah titik kuatnya."

"Dia adalah pemain yang memiliki lima Ballon d'Or dan lima Liga Champions, yang telah menghabiskan 10 tahun mencetak lebih dari 40 gol dalam satu musim. Bahwa dia berhasil mempertahankan level itu memberi Anda gambaran tentang apa yang ia wakili sebagai pemain," ujar Bernardo Silva.

"Dia titik referensi kami, sebuah contoh untuk semua orang dan kami berharap dia dalam performa terbaiknya karena hanya jika dia bermain dengan baik, Portugal dapat berharap untuk mencapai hal-hal besar," pungkasnya. (Omnisport)

 


(KRS)


Andik Ungkap Perbedaan Timnas Sekarang dan Era Riedl
Uji Coba Timnas Indonesia vs Hong Kong

Andik Ungkap Perbedaan Timnas Sekarang dan Era Riedl

6 hours Ago

Terakhir, Andik tampil saat Timnas Indonesia melakoni uji coba melawan Islandia pada 14 Januari…

BERITA LAINNYA
Video /