Euforia Timnas Prancis Direcoki Isu Rasisme

Gregah Nurikhsani Estuning    •    20 Juli 2018 17:20 WIB
timnas prancispiala dunia 2018
Euforia Timnas Prancis Direcoki Isu Rasisme
Dari kiri ke kanan: N'Golo Kante, Kylian Mbappe, Paul Pogba. (Foto: AFP PHOTO / Jewel SAMAD)

Paris: Trevor Noah, pembawa acara program televisi Amerika Serikat asal Afrika Selatan membuat kegaduhan lewat komentar bernada rasisme. Ia mengatakan Afrika yang memenangi Piala Dunia 2018, bukan Prancis.

'Kemenangan multikulutral' yang diraih Prancis atas Kroasia menggetarkan seisi dunia, dirayakan di Prancis dan sebagian negara lainnya yang masuk daerah kolonial, tak terkecuali sejumlah negara di Afrika. Sayangnya, muncul komentar yang tak patut untuk ditiru.

"Afrika memenangi Piala Dunia," ucap Noah, pembawa acara The Daily Show, sebuah program televisi yang tayang tengah malam.

"Oke, saya paham, mereka harus menyebutnya timnas Prancis. Tapi, lihat sekali lagi, kalian tidak akan bisa mendapatkan tan (kulit coklat gelap karena berjemur di pantai) di selatan Prancis kawan."

Memang, 15 dari 23 pemain timnas Prancis di Piala Dunia kemarin merupakan keturunan Afrika, mulai dari Kamerun, Kongo, sampai Mali. Dua di antaranya bahkan lahir bukan di Prancis.

Klik: Liverpool Resmi Dapatkan Alisson Becker

Akan tetapi, komentar tersebut membuat rakyat Prancis berang. Duta besar Prancis untuk Amerika Serikat, Gerard Araud sangat kesal, sampai ia mengirimkan surat resmi, mempertanyakan maksud dari ucapan Noah, dan menjelaskan jiwa patriotisme para penggawa timnas Prancis.

"Memanggil mereka sebagai tim Afrika, Anda sepertinya meragukan ke-Prancis-an mereka. Anda melegitimasi dengan mengatakan bahwa menjadi orang Prancis haruslah berkulit putih," tulis Araud di surat yang viral lewat posting-an Twitter @franceintheus.

Bukannya meminta maaf, Noah justru menyerang balik dan tidak merasa bersalah. Ia menyangkal tuduhan Arnaud.

"Saat saya bilang orang Afrika, bukan maksud saya bahwa mereka bukan orang Prancis. Justru saya bangga karena saya orang Afrika, saya bangga dengan ke-Afrika-an saya," balasnya di program yang sama beberapa hari setelahnya.

Isu ini dimanfaatkan oleh politisi sayap kanan yang turut berkomentar pedas. Mereka merasa kalau timnas Prancis diisi terlalu banyak oleh orang berkulit hitam.

Video: Timnas U-19 Ditargetkan Lolos ke Final Piala Asia 2018
 


(FIR)