Bareskrim Sembunyikan Novel dari JK?

Desi Angriani    •    01 Mei 2015 13:50 WIB
novel baswedan
Bareskrim Sembunyikan Novel dari JK?
Novel saat dibawa ke Mako Brimob---Foto: Tim Pembela Novel

Metrotvnews.com, Jakarta: Penyidik Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri memindahkan Novel Baswedan ke Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok. Pemindahan bertepatan dengan rencana kedatangan Wakil Presiden Jusuf Kalla ke Mabes Polri untuk meninjau posko nasional pemantauan Hari Buruh Internasional di Mabes Polri.

Pemindahan menyisakan tanya bagi tim pembela Novel. "Tidak ada contohnya, orang diperiksa Bareskrim kemudian dilanjutkan di Kelapa Dua (Mako Brimob)," kata kuasa hukum Novel, Mujikartika Rahayu, di Gedung Bareskrim Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (1/5/2015).

Kabareskrim Komjen Budi Waseso buru-buru menampik dugaan tersebut. Budi meminta, pemindahan penahanan tak dikaitkan dengan rencana kedatangan JK.

"Enggak ada hubungannya dengan ini. Jangan dihubung-hubungkan," ujar Budi.

Budi berdalih, Bareskrim tak tahu ihwal kedatangan JK. Menurut dia, JK datang hanya untuk memantau pengamanan May Day oleh Kapolri.

"Jadi tolong, Pak Wapres hanya memantau May Day," sebut Budi.

Novel ditangkap di kediamannya di daerah Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat dini hari. Novel dijadikan tersangka atas kasus dugaan penembakan pencuri sarang burung walet saat menjadi Kasat Reskrim Polresta Bengkulu pada 2004.

Kasusnya sempat ditunda pada 2012, atas permintaan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Namun kini, kasus itu diusut kembali oleh Polda Bengkulu. Pengusutan kasus dilaksanakan oleh Bareskrim dengan alasan berdekatan dengan tempat tinggal.


(TII)

Video /