AJI Yogyakarta Tuntut Upah Layak Pekerja Media

Patricia Vicka    •    01 Mei 2015 17:14 WIB
may day
AJI Yogyakarta Tuntut Upah Layak Pekerja Media
Para jurnalis yang tergabung dalam Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) Daerah Istimewa Yogyakarta ikut berdemo di Hari Buruh Internasional, Jumat (1/5/2015). Foto: Patricia Vicka

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Para jurnalis yang tergabung dalam Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) Daerah Istimewa Yogyakarta ikut berdemo di Hari Buruh Internasional, Jumat (1/5/2015). Mereka turun ke jalan bersama ribuan buruh untuk menyuarakan sejumlah permintaan kepada pemerintah dan pengusaha media.

Sambil membawa poster bertuliskan, "MEDIA (jurnalis juga buruh)," para kuli tinta ini menuntut agar perusahaan media memberi upah yang layak, layanan kesehatan dan jaminan sosial.

"AJI Yogyakarta mendesak perusahaan media memberikan honor sesuai upah minimum kota atau kabupaten (UMK). Juga ditambah dengan membayar klaim transportasi dan komunikasi," ujar Ketua AJI Yogyakarta, Hedrawan Setiawan, di Yogyakarta.

Selama ini, lanjut dia, masih banyak perusahaan media yang memberi upah per berita secara sepihak dan tidak adanya kesepakatan bersama. Bahkan, banyak jurnalis yang berpenghasilan di bawah upah minimum kota/kabupaten dan tak diberi sistem jaminan sosial.

"Aji menyerukan kepada seluruh jurnalis agar ikut mengawal pelaksanaan jaminan sosial nasional pekerja melalui BPJS Ketenagakerjaan," tegas Hendrawan.

Demonstrasi para buruh dimulai sekitar pukul 09.30 WIB dan berlangsung dengan damai. Para buruh melakukan long march di sepanjang Jalan Malioboro dimulai dari lapangan Abu Bakar Ali hingga titik Nol KM. Mereka berhenti tiga kali di depan gedung DPRD, Kantor Gubernur dan Gedung Agung (Istana Kepresidenan) untuk menyuarakan tuntutannya.

Ada 23 tuntutan yang mereka sampaikan kepada pemerintah dan DPRD DIY antara lain pemberian upah layak bagi buruh, penghapusan sistem Outsourching, memberikan jaminan sosial/ BPJS Ketenagakerjaan dan kesehatan serta jaminan atas K3 bagi pekerja formal dan informal dan perlindungan pembantu rumah tangga.

 


(BOB)

Kronologi Nihilnya Penjualan Tiket Timnas Indonesia di Markas Persikabo Bogor
Semifinal Leg 1 Piala AFF 2016: Indonesia vs Vietnam

Kronologi Nihilnya Penjualan Tiket Timnas Indonesia di Markas Persikabo Bogor

1 hour Ago

PSSI dan ketua Panpel laga Indonesia versus Vietnam memberikan penjelasan mengenai pendistribus…

BERITA LAINNYA
Video /