Mensos Koordinasikan Pengembangan RPTC di Nunukan

Intan fauzi    •    02 Mei 2015 07:33 WIB
sosial kemasyarakatan
Mensos Koordinasikan Pengembangan RPTC di Nunukan
Menteri Sosial Khofifah Indarparawansa di RPTC Nunukan, Kalimantan Utara. (Foto: MTVN/Intan Fauzi).

Metrotvnews.com, Nunukan: Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa mengunjungi Rumah Perlindungan dan Trauma Center (RPTC) di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Ia ingin berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten setempat untuk mengembangkan RPTC di Nunukan. Pasalnya, RPTC Nunukan itu didirikan empat bulan yang lalu di bawah Pemerintah Kabupaten Nunukan namun belum berjalan semestinya.

"Di Nunukan ini sebetulnya sudah punya RPTC karena selalu ada deportasi dari Malaysia tiap minggunya. Ternyata di lapangan masih butuh koordinasi lebih intensif," kata Khofifah setelah mengunjungi RPTC Nunukan, Jumat (1/5/2015).

Menurut dia, hal yang perlu diperhatikan adalah ketersediaan sumber daya manusia dan sarana prasarana. "Kita saling koordinasi untuk penyediaan konselor, psikolog, psikiater, alat mandi, sampai kamar," tutur dia.

RPTC merupakan tempat penampungan sementara bagi para Tenaga Kerja Indonesia (TKI) hingga mereka dipulangkan ke kampung halamannya masing-masing. Dari kasus yang di dapat di lapangan, banyak TKI yang pulang dengan berbagai masalah dan mengalami trauma atau depresi.

Saat ini, RPTC sangat dibutuhkan di Nunukan sebagai tempat transit bagi para TKI dari Malaysia. Ada sekitar 3000 hingga 3500 TKI per tahun yang di deportasi dari Sabah dan Tawau. "Jadi menurut saya, ini sudah urgent untuk segera difungsikan RPTC Nunukan ini," pungkas Khofifah.


(OGI)

Video /