Komisi III Minta Polri Segera Gelar Perkara Kasus Novel

Desi Angriani    •    02 Mei 2015 21:46 WIB
novel baswedan
Komisi III Minta Polri Segera Gelar Perkara Kasus Novel
Anggota Komisi III DPR fraksi PPP--MI/Susanto

Metrotvnews.com, Jakarta: Anggota Komisi III DPR RI, Arsul Sani mendesak kepolisian segera melaksanakan gelar perkara atas kasus penganiayaan yang menjerat penyidik KPK Novel Baswedan.

"Agar Polri tidak menutup opsi untuk melakukan gelar perkara secara terbuka atas kasus Novel Baswedan. Kalau bisa setelah Novel pulang dari Bengkulu," ucap Arsul dalam diskusi publik di Warung Daun Jalan Cikini Raya, Jakarta, Sabtu (2/5/2015).

Gelar perkara, kata dia, harus dilaksanakan secara terbuka, termasuk mengundang penyidik, KPK, Kejaksaan Agung, dan para ahli untuk membedah kasus dugaan penganiayaan pencuri sarang burung walet pada 2004 silam itu. Supaya, publik dapat mengetahui secara jelas kebenaran atas kasus yang menjerat penyidik KPK ini.

"Jadi gelar perkara biar masyarakat tahu. Sehingga jelas, dan berita ini lebih berimbang dan proporsional dari kedua belah pihak," papar dia.

Sekedar diketahui, Novel dijemput paksa di rumahnya, Jumat dini hari. Dia kemudian digelandang ke Mabes Polri buat menjalani pemeriksaan dalam kasus dugaan penganiayaan di Polda Bengkulu. Selang sembilan jam setelah diperiksa, Novel dibawa ke Mako Brimob untuk kemudian dibawa ke Bengkulu.

Disana, ia batal menjalani rekontruksi kasus dugaan penganiayaan pencuri sarang burung walet pada 2004 silam saat menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Bengkulu. Ia pun mendapat penangguhan penahanan dari Kapolri Jenderal Badrodin Haiti.

Kemudian ia diterbangkan dari Bengkulu dan digiring kembali ke Bareskrim Mabes Polri sebelum dipulangkan ke KPK.

Kasus ini sempat diusut pada 2012 saat konflik Polri dan KPK. Namun polisi menghentikan penyidikan setelah Presiden saat itu, Susilo Bambang Yudhoyono meminta konflik KPK-Polri diselesaikan. Salah satunya, polisi diperintahkan untuk tak melanjutkan kasus ini.

Sementara, Jokowi sudah memerintahkan kepada Kapolri untuk tidak menahan Novel. Dia tidak ingin proses 'rujuk' antara KPK-Polri terganggu. 


(ICH)

Kronologi Nihilnya Penjualan Tiket Timnas Indonesia di Markas Persikabo Bogor
Semifinal Leg 1 Piala AFF 2016: Indonesia vs Vietnam

Kronologi Nihilnya Penjualan Tiket Timnas Indonesia di Markas Persikabo Bogor

50 minutes Ago

PSSI dan ketua Panpel laga Indonesia versus Vietnam memberikan penjelasan mengenai pendistribus…

BERITA LAINNYA
Video /