Ini Alasan Rekonstruksi Novel Ditunda

Arga sumantri    •    02 Mei 2015 22:16 WIB
novel baswedan
Ini Alasan Rekonstruksi Novel Ditunda
Novel bersama Johan dan Raksamala----MI/Ramdani

Metrotvnews.com, Jakarta: Kepolisian memutuskan menunda rekonstruksi kasus yang menjerat penyidik KPK Novel Baswedan, karena berbagai alasan. Pelaksana tugas Wakil Pimpinan KPK, Johan Budi mengungkapkan bahwa ada dua alasan yang membuat Polri menunda proses rekonstruksi terhadap pegawainya tersebut.

"Pertama, malam itu hujan cukup deras hingga pelaksaanaan rekonstruksi tertunda, besoknya baru dilaksanakan. Kedua, kemarin Novel belum didampingi penasehat," kata Johan Budi di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (2/5/2015).

Johan Budi mengatakan, KPK saat ini telah menugaskan tiga kuasa hukum dari Biro Hukum KPK, untuk mendampingi Novel selama menjalankan rekonstruksi di Bengkulu. 

"Makanya tadi pagi kami tugaskan tiga orang kuasa hukum untuk mendampingi Novel ke Bengkulu," lanjut Johan.

Novel sebelumnya dijemput paksa di rumahnya, Jumat dini hari. Dia kemudian digelandang ke Mabes Polri buat menjalani pemeriksaan dalam kasus dugaan penganiayaan di Polda Bengkulu. Selang sembilan jam setelah diperiksa, Novel dibawa ke Mako Brimob untuk kemudian dibawa ke Bengkulu.

Disana, ia batal menjalani rekontruksi kasus dugaan penganiayaan pencuri sarang burung walet pada 2004 silam saat menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Bengkulu. Ia pun mendapat penangguhan penahanan dari Kapolri Jenderal Badrodin Haiti.

Kemudian ia diterbangkan dari Bengkulu dan digiring kembali ke Bareskrim Mabes Polri sebelum dipulangkan ke KPK.

Kasus ini sempat diusut pada 2012 saat konflik Polri dan KPK. Namun polisi menghentikan penyidikan setelah Presiden saat itu, Susilo Bambang Yudhoyono meminta konflik KPK-Polri diselesaikan. Salah satunya, polisi diperintahkan untuk tak melanjutkan kasus ini.

Sementara, Jokowi sudah memerintahkan kepada Kapolri untuk tidak menahan Novel. Dia tidak ingin proses 'rujuk' antara KPK-Polri terganggu.  


(ICH)

Video /