Jelang Puasa, Pemerintah Siapkan Tiga Jurus Kendalikan Harga

Husen Miftahudin    •    04 Mei 2015 10:29 WIB
puasa
Jelang Puasa, Pemerintah Siapkan Tiga Jurus Kendalikan Harga
Ilustrasi Harga Biasanya Naik Jelang Puasa - ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

Metrotvnews.com, Milan: Menjelang bulan puasa biasanya permintaan dan harga mengalami peningkatan, sehingga membuat pemerintah menyiapkan strategi. Ketersediaan dan stabilitas menjadi kunci pemerintah menjaga dua hal tersebut agar masyarakat tak tercekik akibat harga yang membumbung.
 
Menteri Perdagangan Rachmat Gobel menegaskan langkah penting ini perlu dilakukan pemerintah dalam rangka mengantisipasi kebutuhan masyarakat menjelang puasa dan Lebaran. Upaya ini sekaligus untuk memastikan pencapaian swasembada pangan seiring dengan penurunan impor bahan pokok pangan secara bertahap, serta memenuhi kebutuhan masyarakat dengan harga yang terjangkau.
 
"Pemerintah akan menggunakan berbagai instrumen peraturan perdagangan semaksimal mungkin, di antaranya melalui penetapan kebijakan perizinan  dan pengendalian. Tujuannya adalah agar ketersediaan pasokan bahan pokok tetap terjamin dan stabilitas harga terjaga, sehingga masyarakat tetap terpenuhi kebutuhannya," kata Rachmat, di sela kunjungan Misi Dagang ke Eropa, melalui keterangan tertulisnya, Senin (4/5/2015).
 
Ia melanjutkan, dengan peran Perum Bulog, pemerintah juga telah menyiapkan langkah pengamanan harga pangan terutama beras dan gula, mulai di tingkat petani, industri hingga di tingkat konsumen.
 
"Dalam pelaksanaannya (stabilisasi harga), Bulog akan ditugaskan untuk mengoptimalkan penggunaan cadangan pemerintah dan/atau dana komersial, dengan mengutamakan sumber pengadaan dari hasil produksi dalam negeri serta cadangan pangan pemerintah. Apabila pasokan produksi dalam negeri dan cadangan pemerintah tidak mencukupi kebutuhan, upaya terakhir adalah melakukan impor," lanjut Rachmat.
 
Kebijakan dan langkah strategis ini adalah untuk memastikan target pencapaian swasembada pangan yang ditandai dengan peningkatan produksi bahan pokok pangan di dalam negeri seiring dengan penurunan impornya secara bertahap dalam beberapa tahun terakhir.
 
"Untuk itu, pemerintah akan menggunakan seluruh instrumen peraturan perdagangan yang ada untuk menstabilkan harga melalui penetapan kebijakan perizinan dan pengendalian," pungkas Rachmat.



(ABD)

Antara Riedl, Indonesia dan Label <i>Runner Up</i>
Piala AFF 2016

Antara Riedl, Indonesia dan Label Runner Up

34 minutes Ago

Sebelumnya sempat ada perjanjian jika Riedl gagal membawa Indonesia juara AFF, kontrak tiga tah…

BERITA LAINNYA
Video /