Bos Sentul City Akui Suap Rachmat Yasin

Renatha Swasty    •    04 Mei 2015 13:24 WIB
rahmat yasin
 Bos Sentul City Akui Suap Rachmat Yasin
Terdakwa kasus dugaan suap alih fungsi lahan hutan di Jonggol, Bogor, Kwee Cahyadi Kumala di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (4/5/2015)/ Foto: Rommy Pujianto/MI

Metrotvnews.com, Jakarta: Direktur PT Bukit Jonggol Asri, Kwee Cahyadi Kumala alias Swie Teng mengakui memerintahkan anak buahnya mentransfer uang senilai Rp4 miliar pada Yohan Yap, anak buahnya. Uang itu untuk menyuap Bupati Bogor saat itu, Rachmat Yasin. Rachmat telah dicopot dari jabatannya.

Hal ini diakui Swie Teng saat menjalani pemeriksaan terdakwa di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta. "Saya telepon Sherly supaya transfer uang Rp4 miliar ke YY," ungkap Swie Teng, Senin (4/5/2015).

Swie Teng yang juga Bos Sentul City itu menuturkan, ia memerintahkan Manager Keuangan PT Bara Rangga Wirasmuda Rosselly Tjung alias Sherly untuk mentransfer uang kepada Yohan sebesar Rp4 miliar.

Tapi, ia mengaku tidak tahu kalau ternyata Sherly mentransfer uang tersebut ke PT Multihouse Indonesia (MI), perusahaan milik Yohan.

"Saya hanya perintahkan yang urus semua Sherly," kata Swie Teng.

Namun saat ditanya maksud pemberian uang itu, Yohan tak menjawab. Meski didesak dia hanya diam saja.

Dalam dakwaan, Swie Teng diketahui memerintahkan Sherly mentransfer duit Rp4 miliar pada Yohan Yap. Serta memberikan uang secara langsung Rp1 miliar pada Robin Zulkarnain, anak buah Swie Teng. Uang itu untuk menyuap Rachmat Yasin. Suap itu guna pengurusan tukar menukar kawasan hutan yang sedang diurus PT BJA.


(KRI)

Video /