Kebijakan Pembangunan Diarahkan untuk Tanggulangi Kemiskinan

K. Yudha Wirakusuma    •    04 Mei 2015 15:56 WIB
pemerintahan
Kebijakan Pembangunan Diarahkan untuk Tanggulangi Kemiskinan
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani--Antara/Sigid Kurniawan

Metrotvnews.com, Jakarta: Rencana pembangunan nasional yang telah disusun pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla diarahkan untuk mengatasi ketimpangan sosial dan menanggulangi kemiskinan.

Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani dalam acara peluncuran Kartu Perlindungan Sosial berupa Kartu Keluarga Sejahtera, Kartu Indonesia Pintar dan Kartu Indonesia Sehat, di Dusun Temuwangi, Kecamatan Pedan, Klaten, Jawa Tengah, Senin (4/5/2015).

"Kebijakan pembangunan pemerintah diarahkan pada upaya mempercepat pemenuhan kebutuhan dan layanan dasar rakyat, penanggulangan kemiskinan, mengatasi kesenjangan antarkelompok dan wilayah, meningkatkan kemampuan sumber daya manusia," kata Puan.

Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla berupaya mempercepat penanggulangan kemiskinan di Indonesia. Langkah yang diambil di antaranya mengeluarkan program perlindungan sosial bagi masyarakat Indonesia.

Pemerintah memberikan tiga kartu untuk masyarakat sebagai bagian dari program perlindungan sosial. Ketiga kartu itu adalah Kartu Keluarga Sejahtera, Kartu Indonesia Pintar dan Kartu Indonesia Sehat.

Pada 2015, kata Puan, Presiden Joko Widodo akan meluncurkan program perlindungan sosial secara langsung di kantong-kantong masyarakat seperti nelayan, buruh, pesantren, dan petani. Mereka, lanjut Puan, tersebar 12 desa/kelurahan, 12 kabupaten/kota, 12 kecamatan di 9 provinsi.

Pada acara peluncuran di Klaten, pemerintah memberikan program perlindungan sosial ke kalangan buruh. Menurut Puan, kalangan buruh menjadi salah satu fokus atau target pemerintah dalam menanggulangi kemiskinan.

Sebanyak 532 kepala keluarga menerima Kartu Keluarga Sejahtera di dusun yang dijadikan pemerintah sebagai tempat peluncuran Kartu Perlindungan Sosial. Selain itu, 477 anak sekolah dan 1.646 jiwa akan memperoleh Kartu Indonesia Pintar dan Kartu Indonesia Sehat.

"Buruh merupakan pelaku pembangunan dan pelaku ekonomi, baik secara individu maupun secara kelompok. Dengan demikian, buruh mempunyai peranan yang sangat signifikan dalam menggerakkan perekonomian nasional dan menciptakan ruang bagi kesejahteraan masyarakat," ujar Puan.

Puan menjelaskan, program Simpanan Keluarga Sejahtera merupakan program bantuan sosial terpadu kepada masyarakat kurang mampu. Sedangkan Program Indonesia Pintar diluncurkan untuk menjamin dan memastikan seluruh anak usia sekolah, terutama dari warga miskin, menerima bantuan pendidikan hingga lulus SMA/SMK/MA.

Sementara itu, kata Puan, Program Indonesia Sehat digelar untuk menjamin dan memastikan masyarakat kurang mampu bisa mendapatkan manfaat pelayanan kesehatan seperti yang dilaksanakan melalui Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan.


(YDH)

Tiga Pemain Indonesia Masuk Skuat Terbaik Semifinal Piala AFF
Indonesia menuju juara Piala AFF 2016

Tiga Pemain Indonesia Masuk Skuat Terbaik Semifinal Piala AFF

7 minutes Ago

Tiga pemain timnas Indonesia masuk dalam skuat terbaik semifinal Piala AFF.…

BERITA LAINNYA
Video /