WNA AS Masuk Daftar Terpidana Mati Kasus Narkoba

Indriyani Astuti    •    04 Mei 2015 16:01 WIB
terpidana mati
WNA AS Masuk Daftar Terpidana Mati Kasus Narkoba
Jaksa Agung, HM Prasetyo. (Foto: Antara/ Ismas Patrizki)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kejaksaan Agung menyatakan perang dengan narkoba dengan memprioritaskan eksekusi terpidana mati kasus narkoba. Di antara nama terpidana mati, terdapat warga negara asing asal Amerika Serikat.
 
Jaksa Agung Muhammad Prasetyo mengatakan, sampai saat ini pihaknya belum melakukan evaluasi pelaksanaan eksekusi mati tahap II. Kejaksaan Agung akan meminta masukan dari Polri, Kementeri Luar Negeri, Kementerian Hukum dan HAM sebagai bahan perbaikan.
 
Dari daftar terpidana mati kasus narkotika yang belum dieksekusi ternyata ada warga negara Amerika yakni Frank Armando. Status hukumnya tengah mengajukan grasi.
 
“Kami lihat dulu, kalau sudah turun putusannya, kami pelajari apakah semua aspek hukumnya sudah terpenuhi atau belum,” kata Prasetyo, Senin (4/5/2015).
 
Seperti diketahui, Frank ditangkap polisi bersama temannya di Apartemen Royal Park Jalan Gatot Subroto, Jakarta, 19 Oktober 2009. Pria kelahiran Maryland itu diamankan karena terlibat perdagangan sabu 5,6 kilogram. Frank telah menyelundupkan sabu enam kali selama 2010 melalui penerbangan Bangkok-Jakarta.
 
Sebelumnya, Kejagung telah mengeksekusi delapan terpidana mati kasus narkotika pada 28 April, sedangkan dua terpidana mati yakni Mary Jane dan Serge Atlaoui asal Perancis belum dieksekusi. Serge tengah melakukan upaya hukum berupa gugatan atas penolakan grasi di PTUN, hingga saat ini belum diputus.

Mary Jane, proses eksekusinya ditunda karena permintaan dari pemerintah Filipina. Kesaksian Mary Jane dibutuhkan untuk mengungkap sindikat perdagangan manusia.(fit)
(FZN)

Dukungan Persib untuk Skuat Garuda

Dukungan Persib untuk Skuat Garuda

27 minutes Ago

Dukungan untuk Timnas Indonesia yang akan berlaga melawan Thailand di partai puncak Piala AFF 2…

BERITA LAINNYA
Video /