Kuartal I, Laba Bank Melambat

Irene Harty    •    04 Mei 2015 17:30 WIB
perbankan
Kuartal I, Laba Bank Melambat
Ilustrasi. MI/Rommy Pujianto

Metrotvnews.com, Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan, pertumbuhan laba perbankan terlihat melambat. "Memang kalau dibandingkan kuartal I/2014 ada pelambatan pertumbuhan laba hampir di semua buku," ujar Deputi Komisioner Pengawas Perbankan OJK, Irwan Lubis dalam Media Briefing di kantor OJK, Jakarta, Senin (4/5/2015).

Hal itu merupakan hasil dari aktivitas bisnis perbankan yang utamanya adalah pemberian kredit. Bila dibandingkan dengan kuartal I/2014 pertumbuhan kredit kuartal I/2015 masih rendah dan dari akhir tahun lalu hingga sekarang kredit baru tumbuh 1 persen.

"Otomatis pendapatan bunga yang berasal dari pemberian kredit menurun, sementara berarti kan biaya dana tetap karena dana bank juga tidak akan turun, ada pertumbuhan," tutur Irwan. Pertumbuhan laba diperkirakan hanya sedikit tidak terlalu tajam sesuai dengan siklus yakni di kuartal I lebih lambat ketimbang kuartal selanjutnya.

Peningkatan di kuartal selanjutnya juga akan bergantung dari kondisi ekonomi misalnya dari belanja infrastruktur. Dengan infrastruktur yang terbangun, sektor riil akan bergerak dan memacu kredit perbankan.

Target poertumbuhan kredit yang mencapai 16 persen hingga akhir tahun belum berubah. "Sehingga kalau kuartal I baru 1 persen year to date maka harus kerja keras, yoy 12 persen lebih," cetusnya.

Kendati demikian, revisi belum diperlukan karena ekonomi masih perlu bertumbuh terutama dari pertumbuhan kredit. Peningkatan di kuartal II diprediksi akan naik dari belanja pemerintah, belanja swasta, dan konsumsi dengan likuiditas dan pendanaan yang sudah dalam batas aman.


(WID)

Kronologi Nihilnya Penjualan Tiket Timnas Indonesia di Markas Persikabo Bogor
Semifinal Leg 1 Piala AFF 2016: Indonesia vs Vietnam

Kronologi Nihilnya Penjualan Tiket Timnas Indonesia di Markas Persikabo Bogor

54 minutes Ago

PSSI dan ketua Panpel laga Indonesia versus Vietnam memberikan penjelasan mengenai pendistribus…

BERITA LAINNYA
Video /