Menteri Perempuan dan Perlindungan Anak Khawatir Prostitusi Online Kian Marak

Roni Kurniawan    •    04 Mei 2015 21:36 WIB
prostitusi
Menteri Perempuan dan Perlindungan Anak Khawatir Prostitusi Online Kian Marak
Ilustrasi prostitusi online

Metrotvnews.com, Bandung: Menteri Perempuan dan Perlindungan Anak (Men PPA) menganggap serius prostitusi online yang melibatkan anak di bawah umur. Ia pun berencana berkomunikasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) serta penegak hukum terkait masalah tersebut.

"Kasus itu menjadi perhatian khusus Kementerian (Kemen PPA). Bulan Mei ini kita juga akan ada pertemuan dengan Kemkominfo dan aparat hukum khusus membicarakan kasus ini," ujar Yohana kepada awak media usai melakukan kunjungan kerja ke Pengadilan Tinggi Negeri Kelas 1A, Jalan RE Martadinata, Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (4/5/2015).

Bisnis haram itu, katanya, menggunakan sistem online dan semakin marak sejak beberapa tempat lokalisasi ditutup. Ia khawatir prostitusi online menjerat anak-anak yang kerap menggunakan media sosial sebagai sarana berkomunikasi dan bergaul.

"Fenomena ini sangat disayangkan. Setelah tempat lokalisasi ditutup, modus prostitusi secara online kian merebak. Ini harus segera diputus," tegasnya.

Sebelumnya, Polrestabes Bandung berhasil mengungkap kasus prostitusi online dan menetapkan tiga mucikari sebagai tersangka. Beberapa perempuan sebagai Pekerja Seks Komersial (PSK) ditemukan di sebuah hotel di Bandung.


(RRN)

Dukungan Persib untuk Skuat Garuda

Dukungan Persib untuk Skuat Garuda

19 minutes Ago

Dukungan untuk Timnas Indonesia yang akan berlaga melawan Thailand di partai puncak Piala AFF 2…

BERITA LAINNYA
Video /