Dua Pendaki Asing Diidentifikasi Usai Penemuan 100 Jenazah di Nepal

Fajar Nugraha    •    05 Mei 2015 10:54 WIB
gempa nepal
Dua Pendaki Asing Diidentifikasi Usai Penemuan 100 Jenazah di Nepal
Kehancuran di Nepal (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Kathmandu: Sekitar 100 jenazah ditemukan ditemukan di sebuah desa di Langtang, Nepal. Identifikasi dari jenazah itu menunjukkan ada dua pendaki asing di antara 100 jenazah tersebut.
 
Wakil Kepala Daerah Langtang Gautam Rimal mengatakan, pihaknya saat ini mulai melakukan identifikasi terhadap 100 jenazah yang ditemukan itu.
 
"Kami tengah melakukan identifikasi terhadap tujuh pendaki asing. Untuk saat ini hanya dua yang berhasil ditentukan identitasnya," ujar Rimal, seperti dikutip Guardian, Selasa (5/5/2015).
 
Tidak diketahui berapa banyak orang yang berada di Langtang saat longsor akibat gempa menerpa. Namun diperkiakan ada sekitar 120 orang yang masih terkubur dalam salju.
 
"Kami tidak mampu menggapai wilayah tersebut sebelumnya, karena hujan dan cuaca berawan," jelas pejabat setempat Uddhav Bhattari.
 
Pihak relawan kemanusiaan Indonesia yang di dalamnya terdapat unsur DVI Polri, bergegas ke rumah sakit guna melakukan identifikasi dari 100 jenazah itu. Mereka tengah mencari tahu apakah ada warga negara Indonesia (WNI) di antara jasad tersebut.
 
Menurut Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kemlu Lalu Muhammad Iqbal, pagi ini tim Indonesia dari dokter BNPB, DVI Polri dan Taruna Hiking Club (THC) akan ke rumah sakit untuk lakukan identifikasi.
 
Gempa yang berkekuatan 7,9 SR di Nepal telah meluluhlantahkan kondisi setempat. Hingga saat ini 7.336 orang dilaporkan tewas dan 14.500 lainnya terluka.
 
Sementara enam WNI saat ini masih belum ditemukan. Keenam WNI tersebut termasuk tiga pendaki THC, Alma Parahita, Kadek Andana, Jeroen Hehuwat. 



(FJR)