Genjot Daya Beli, Pemerintah Subsidi Uang Muka Perumahan

Dheri Agriesta    •    05 Mei 2015 12:41 WIB
perumahan
Genjot Daya Beli, Pemerintah Subsidi Uang Muka Perumahan
Ilustrasi. Antara/FB Anggoro

Metrotvnews.com, Jakarta: Presiden Joko Widodo (Jokowi) baru saja melakukan groundbreaking proyek satu juta rumah yang ditetapkan pemerintahan Jokowi-JK. Subsidi uang muka untuk membeli rumah ini diberikan pemerintah untuk meningkatkan daya beli masyarakat.

"Uang mukanya satu persen, selain itu ada tambahan uang tunai (subsidi) Rp4 juta dari pemerintah," kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono di kantor Wakil Presiden, Jalan Veteran III, Jakarta Pusat, Selasa (5/4/2015).

Pemerintah tak ingin main-main dalam program satu juta rumah ini. Pemerintah akan terus memonitor agar program ini berjalan. Basuki sadar, perumahan ini menyangkut kebutuhan masyarakat yang berpenghasilan rendah.

Sementara itu, Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) (BTN) Maryono menyebut pemberian subsidi uang muka diharapkan dapat meningkatkan daya beli masyarakat. Dia berharap masyarakat dapat terpancing dengan program yang diterapkan pemerintah ini.

"Uang muka rumah satu persen ini akan meningkatkan daya beli masyarakat. Sehingga masyarakat akan punya dorongan untuk beli rumah ini. Kita akan terapkan uang muka satu persen dan suku bunga lima persen," cetus Maryono.

Hingga saat ini, rumah yang telah siap dibangun sekitar 331.000 unit. Sekitar 20 ribu rumah telah dikerjakan sebelum groundbreaking. Program sejuta rumah ini pun dibangun di sembilan provinsi di Indonesia.

Diketahui, peresmian program sejuta rumah secara serentak dilakukan di sembilan kota di Indonesia dan dipusatkan di Ungaran, Semarang. Selain Semarang, program sejuta rumah juga diterapkan di Sumatera Utara, Sumatera Selatan, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, dan Sulawesi Selatan.


(WID)

Video /