Menteri Susi Gembira Aturan Alat Tangkap Ramah Lingkungan Akhirnya Keluar

Annisa ayu artanti    •    05 Mei 2015 13:01 WIB
susi pudjiastuti
Menteri Susi Gembira Aturan Alat Tangkap Ramah Lingkungan Akhirnya Keluar
Menteri Susi gembira (Foto: MI/SUSANTO)

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti meluapkan rasa bangga atas dibuatnya peraturan menteri (Permen) yang mengatur tentang penangkapan ikan menggunakan alat tangkap ramah lingkungan, di acara launching Sail Tomini dan Festival Boalemo 2015.

"Saya sangat bangga Permen yang kita buat telah membantu masyarakat melihat ikan tuna. Ikan tuna yang selama 10 sampai 15 tahun terakhir ini hanya nama saja, tidak pernah melihat dan menikmatinya, sekarang bapak ibu sudah bisa melihat dan foto tuna besar dan saya mohon ini dijaga. Jangan lagi hanya nama," kata Susi, saat launching Sail Tomini dan Festival Boalemo 2015, di Epicentrum Walk, Kuningan, Jakarta, Selasa (5/5/2015).

Susi mengungkapkan, dirinya telah mendapatkan informasi dari salah satu nelayan di Nusa Tenggara Timur bahwa ada ikan tuna yang beratnya mencapai 100 gram. Menurutnya, ini merupakan sebuah kemajuan dari tahun sebelumnya. "Jadi, ini berita baik untuk semua orang," jelas Susi.

Pada sisi lain, Susi menjelaskan pihaknya terus memperkuat sektor maritim karena menjadi salah satu cita-cita Pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Cita-cita itu ialah menjadikan laut masa depan bangsa Indonesia. Menurutnya salah satu contohnya adalah adanya ikan tuna ini.

"Mudah-mudahan (ikan) tuna dan seterusnya bisa menjadi peningkatan kesejahteraan, dan protein (dari ikan tuna) bisa membuat masyarakat pintar dan berkompetisi," ungkap dia.

Lebih dari itu, Menteri Susi juga berpesan kepada gubernur Tomini dan Gorontalo serta seluruh yang hadir dalam acara ini supaya mengelola dan menangkap ikan di laut menggunakan sistem sustainabilty.

"Pengelolaan tanpa sustainabilty tidak akan bermanfaat untuk bangsa. Saya ingatkan kepada gubernur Tomini dan Gorontalo bahwa masih banyak yang melakukan penangkapan ikan dengan bom. Sudah tidak ada ilegal fishing tetapi tangkap harus pakai pancing. Kita kampanyekan ke semuanya yang tidak ramah lingkungan," pungkas dia.



(ABD)

Antara Riedl, Indonesia dan Label <i>Runner Up</i>
Piala AFF 2016

Antara Riedl, Indonesia dan Label Runner Up

17 minutes Ago

Sebelumnya sempat ada perjanjian jika Riedl gagal membawa Indonesia juara AFF, kontrak tiga tah…

BERITA LAINNYA
Video /