PSSI tak Akui Wewenang KOI

   •    14 Januari 2013 22:08 WIB
PSSI tak Akui Wewenang KOI

DokMI/ip

Metrotvnews.com, Jakarta: Wewenang Komite Olimpiade Indonesia untuk menengahi konflik dualisme sepak bola Indonesia dibantah oleh PSSI.

Sekretaris Jenderal PSSI Halim Mahfudz mengklaim federasi pimpinan Djohar Arifin itu tetap merupakan otoritas tertinggi untuk penyelesaian konflik ini.

"Tidak pernah ada kesepakatan dengan (Plt Presiden AFC) Zhang Jilong bahwa kelanjutan (kisruh) ini diambil alih oleh KOI," ujar Halim seusai rapat komite eksekutif PSSI, Senin (14/1) malam.

Pernyataan Halim tersebut kontradiktif dengan pernyataan Plt Menteri Pemuda dan Olahraga Agung Laksono ketika membubarkan Task Force.

Meskipun demikian, PSSI tetap akan melakukan berbagai langkah yang dinilai bisa mengatasi dualisme. Misalnya tentang tim nasional, PSSI akan segera memanggil para pemain Indonesia Super League yang tidak mau bergabung dengan timnas untuk diinvestigasi.

Sebagai langkah awal investigasi, PSSI sudah mengirim surat ke 17 pemain ISL agar mau diperiksa. PSSI berharap dengan investigasi ini, alasan penolakan mereka untuk bergabung dengan timnas bisa diketahui dan ditindaklanjuti.

"Komisi Disiplin PSSI akan melakukan sidang dan mendengar langsung dari pemain alasan mereka untuk tidak bergabung dengan timnas kemudian membuat keputusan, kalau perlu sampai menjatuhkan hukuman kalau pemain itu menolak tanpa alasan yang jelas," lanjut Halim.

Hukuman yang dimaksud bisa berlaku untuk pemain secara langsung, bisa pula jatuh ke klub tempat pemain berada. Bahkan PSSI mengisyaratkan bakal mencoret keanggotaan klub-klub yang menahan para pemainnya untuk bergabung dengan timnas jika terbukti.

Kenyataannya, klub-klub ISL secara de facto memang sudah keluar dari PSSI dan mengakui kepemimpinan La Nyalla Mattalitti. "Kalau begitu, kami minta bukti de facto itu karena ini permasalahan yang sangat rumit," tutup Halim. (Asni Harismi/OL-3)


Antara Riedl, Indonesia dan Label <i>Runner Up</i>
Piala AFF 2016

Antara Riedl, Indonesia dan Label Runner Up

30 minutes Ago

Sebelumnya sempat ada perjanjian jika Riedl gagal membawa Indonesia juara AFF, kontrak tiga tah…

BERITA LAINNYA
Video /