Waduh, Pemerintah Sudah Prediksi Rapor Ekonomi Jeblok

Suci Sedya Utami    •    05 Mei 2015 18:48 WIB
pertumbuhan ekonomi
Waduh, Pemerintah Sudah Prediksi Rapor Ekonomi Jeblok
SOFYAN DJALIL (Foto: MI/ROMMY PUJIANTO)

Metrotvnews.com, Jakarta: Menko Perekonomian Sofyan Djalil mengakui, realisasi pertumbuhan ekonomi kuartal I-2015 yang hanya berada pada posisi 4,71 persen memang sudah diduga sebelumnya oleh pemerintah.

"Pemerintah tentu memprediksinya tidak akan lebih dari lima persen. Waktu itu hitungan internal kami saja," ungkap Sofyan, di kantornya, Jakarta Pusat, Selasa (5/5/2015).

Sofyan menjelaskan, komponen utama yang menyebabkan perlambatan yakni pertambangan dan penggalian di mana kontraksinya begitu besar. Begitu juga dengan melemahnya kinerja ekspor meskipun impor juga melemah.

"Ekspor melemah karena Tiongkok dan Eropa terjadi perlambatan ekonomi. Tiongkok diperkirakan pertumbuhannya tujuh persen. Padahal, biasanya dua digit," ujarnya.

Selain itu, lanjut Sofyan, investasi pemerintah juga melambat dan hal tersebut sesuai dugaan. Pemerintah baru memulai realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pada akhir April karena adanya pembahasan APBN Perubahan (APBN-P) di awal tahun.

Sofyan menjelaskan, beberapa kementerian butuh perubahan nomenklatur. Dalam birokrasi jika nomenklatur berubah, menteri tidak bisa teken apa-apa. "Jadi, karena perubahan nomenklatur dan APBNP, maka investasi pemerintah terlambat," pungkas Sofyan. 



(ABD)

Wapres dan Ketua MPR Yakin Timnas Mampu Jinakan Vietnam
Leg I Semifinal Piala AFF 2016

Wapres dan Ketua MPR Yakin Timnas Mampu Jinakan Vietnam

36 minutes Ago

Tak tanggung-tanggung, Ketua Umum PAN itu memprediksi timnas akan menang dengan skor meyakinkan…

BERITA LAINNYA
Video /