Pembentukan Satgas Antikorupsi Bukti Tak Ada Sinergitas

Intan fauzi    •    06 Mei 2015 09:35 WIB
satgas antikorupsi
Pembentukan Satgas Antikorupsi Bukti Tak Ada Sinergitas
Satgas Antikorupsi diharapkan benar-benar menciptakan sinergi antara tiga lembaga hukum. Foto MI/M Irfan

Metrotvnews.com, Jakarta: Pembentukan Satuan Tugas Antikorupsi yang terdiri dari tiga lembaga penegak hukum, yakni Komisi Pemberantasan Korupsi, Kepolisian RI, dan Kejaksaan Agung, dinilai sebagai bukti tak ada sinergitas.

"Selama ini antarlembaga penegak hukum itu minus sinergitas," kata Peneliti Pusat Studi Hukum dan Kebijakan, Bivitri Susanti, dalam Bincang Pagi Metro TV, Rabu (6/5/2015).

Vitri mempertanyakan kesungguhan dari Polri dan Kejagung dalam melakukan reformasi, mengingat apa yang sudah terjadi antara KPK dan Polri beberapa bulan terakhir ini.

"Apakah melihat ada komitmen itu? Tentu saya melihat tidak. Januari kemarin KPK dan Polri mengangkat kasus ke permukaan. Apakah betul Kepolisian dan Kejaksaan mau reformasi? Jangan ditekankan hanya seremoni lalu kita lupa masalah sebenarnya apa," jelasnya.

Vitri khawatir pembentukan Satgas ini akan melenakan masyarakat sehingga lupa terhadap permasalahan sebenarnya. Meski Kejagung dan Polri berwenang menangani kasus korupsi juga, KPK paling dipercaya oleh masyarakat untuk memberantas korupsi di Indonesia.

"Dari awal jangan sampai Satgas melenakan masyarakat publik. Khawatir KPK dikikis terus secara politis dan hukum," ujar Vitri.

Meski demikian, Vitri berharap Satgas Antikorupsi dapat mengentaskan kasus-kasus korupsi di Indonesia. "Ya mudah-mudahan bisa menyelesaikan agenda-agenda besar," imbuhnya.

Pembentukan Satgas Antikorupsi digagas ketiga lembaga penegak hukum itu pada Senin (4/5/2015) di Kantor Kejaksaan Agung. Hadir dalam pertemuan tersebut Taufiequrachman Ruki dan Johan Budi SP, Kapolri Jenderal (Pol) Badrodin Haiti, serta Jaksa Agung HM Prasetyo.

Johan Budi mengatakan ketiga lembaga itu juga akan bertemu rutin membahas kasus-kasus korupsi. "Kami akan fokus membicarakan korupsi di sektor sumber daya alam," katanya.

Ketua sementara KPK Taufiequrachman Ruki mengatakan Satgas Antikorupsi bersifat ad hoc atau sementara dan hanya menangani kasus khusus yang melibatkan dua lembaga penegak hukum atau lebih.

"Ketika kasus sudah diserahkan ke pengadilan, maka satgasnya juga bubar," ujar Ruki.


(UWA)

Kronologi Nihilnya Penjualan Tiket Timnas Indonesia di Markas Persikabo Bogor
Semifinal Leg 1 Piala AFF 2016: Indonesia vs Vietnam

Kronologi Nihilnya Penjualan Tiket Timnas Indonesia di Markas Persikabo Bogor

54 minutes Ago

PSSI dan ketua Panpel laga Indonesia versus Vietnam memberikan penjelasan mengenai pendistribus…

BERITA LAINNYA
Video /