Berbagi Ilmu Tanpa Batas

Dimas Prasetyaning    •    06 Mei 2015 13:40 WIB
galeriindonesiakaya
Berbagi Ilmu Tanpa Batas

Metrotvnews.com, Jakarta: Ing ngarsa sung tulada. Ing madya mangun karsa. Tut wuri handayani.  semboyan dari Perguran Taman Siswa yang didirikan oleh Bapak Pendidikan Nasional Ki Hadjar Dewantara ini tentu sangat akrab di telinga kita.

Tidak dapat dibantah kita bisa menjadi sekarang ini berkat perjuangan beliau yang tiada henti-hentinya mencerdaskan bangsa Indonesia. Oleh karena itulah setiap tanggal 2 Mei yang merupakan tanggal lahir Ki Hadjar Dewantara diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional.  

Jika kita berbicara pendidikan di Indonesia pasti tiada habisnya, karena sangat vital dalam memajukan bangsa ini. Bahkan beberapa pekerja di dunia seni-peran juga ikut andil dalam masalah memajukan pendidikan bangsa kita.

Seperti Cut Mini Theo, aktris serba bisa,yang biasa dikenal dengan sapaan Cut Mini ini diam-diam mendirikan Rumah Cerita yang didedikasikan untuk pendidikan anak-anak Indonesia. Inspirasi mendirikan Rumah Cerita tersebut, Cut Mini menjelaskan berasal saat ia memerankan sosok seorang Guru dalam film Laskar Pelangi. 

Bu Muslimah, bagi penggemar novel sekaligus film Laskar Pelangi pasti mengenal sosok super women ini. Ibu Guru satu ini sangat dicintai oleh para murid-muridnya, bahkan ia menganggap anak-anak didiknya bak anaknya sendiri itulah sosok yang dikenal oleh wanita kelahiran Belitung Timur ini.

Berkaca dengan kegigihan Bu Muslimah, Cut Mini pun merubah pola pikir ingin menjadi seorang guru, salah satunya adalah dengan berdongeng. "Semangat Ibu Muslimah di Laskar Pelangi sosoknya penuh dengan seyuman, dimana Ibu muslimah ini sangat sayang sekali dengan anak muridnya. Saya selalu merinding jika membicarakan Ibu muslimah ini," tutur Mini

Ia juga menceritakan beberapa kegiatan yang berkaitan tentang pendidikan salah satunya berdongeng dibeberapa stasiun radio swasta kala itu. Bahkan ia juga membuat tim mendongeng namun entah kenapa ia memutuskan keluar dan mendirikan sebuah Rumah Cerita. Di dalam Rumah Cerita ini Mini selalu mengajarkan tiga kata ajaib, tiga kata tersebut "maaf, trimakasih dan tolong" ketiga kata tersebut ia ajarkan kepada mereka.

"Di era serba bisa sekarang ini, anak-anak kecil ini selalu dicekoki oleh gadget. Bandingkan saat kita jaman dulu itu kita bermain layangan, petak umpet, dan lain-lain itu mengajarkan kita hidup bersosialisasi. Makanya tiga kata kunci tadi saya mau tanamkan kepada mereka supaya bisa dipakai dalam kehidupan mereka," kata Mini

Selain Cut Mini, salah seorang ketua dari Yayasan Rumah Pandai, yakni Kanaya Tabitha juga dapat menginspirasi kita dalam hal pendidikan yang bagus untuk diulas. Sebagai salah satu disainer sukses asal Indonesia ini mengaku harus melakukan sesuatu untuk membantu orang lain. 

Berbekal berada di puncak kariernya, Tabitha memutuskan untuk menggapai keinginanya tersebut, salah satunya dengan resolusi menaburkan seribu kebaikan kepada seribu orang yang membutuhkan. Resolusi tersebut terwujud ketika ia menyaksikan bencana meletusnya Gunung Sinabung di Sumatera Utara pada awal 2014 lalu. Hatinya tersentuh ketika melihat ibu-ibu hamil yang bingung harus melahirkan dimana yang saat itu diwawancarai di televisi.

"Di Sinabung kesadaran saya akan cinta tanah air itu membara  dari situlah menginspirasi saya membuat Rumah Pandai dan pengajaran karakter cinta akan tanah air," ungkap Tabitha

Di lereng Sinabung pula ia melakukan perjalanan pulang-pergi untuk memberikan barang bantuan untuk korban bencana. Ia juga mengajak rekan-rekan artis seperti Aline Adita, Nadia Mulya, Dira Sugandi, dan Susan Bachtiar untuk terjun langsung membantu para korban Sinabung.

Tidak hanya itu ia membuat sebuah wadah yang dapat menampung masyarakat tidak mampu dan korban bencana alam di daerah yang dinamakan Yayasan Rumah Pandai. Yayasan ini ia perkenalkan sebagai wadah mengajar dan melakukan pemberdayaan pendidikan untuk anak-anak tak mampu dan korban bencana alam. Bahkan yayasan yang ia dirikan ini sudah semakin besar dan tersebuat ke berbagai wilayah seperti Sinabung, Rokatenda (Nusa Tenggara Timur), Ngantang (Jawa Tengah),dan Babelan (Bekasi).

Tidak hanya kedua tokoh tersebut, masih ada beberapa tokoh lagi yang dapat menginspirasi kita seputar pendidikan di Indonesia. Penasaran dengan kelanjutan cerita ini, simak perbincangannya dalam acara Idenesia (ide untuk Indonesia) yang tayang di Metro TV pada Kamis (7/5/2015) pukul 22.30 WIB. Jangan lupa, ikuti kuis IDEnesia dan Galeri Indonesia Kaya dengan follow twitter @IDEnesiaTwit atau @IndonesiaKaya

Ingat, ada bingkisan menarik bagi pemenangnya.
 


(LHE)

Antara Riedl, Indonesia dan Label <i>Runner Up</i>
Piala AFF 2016

Antara Riedl, Indonesia dan Label Runner Up

16 minutes Ago

Sebelumnya sempat ada perjanjian jika Riedl gagal membawa Indonesia juara AFF, kontrak tiga tah…

BERITA LAINNYA
Video /