Kantor Staf Presiden Belum Bahas Reshuffle

Mufti Sholih    •    06 Mei 2015 15:11 WIB
reshuffle kabinet
Kantor Staf Presiden Belum Bahas Reshuffle
Pernyataan Presiden Jokowi soal reshuffle ditunggu. --Antara/Andika Wahyu

Metrotvnews.com, Jakarta: Deputi IV Kepala Staf Kepresidenan Bidang Komunikasi Politik, Eko Sulistyo mengatakan pihaknya tak pernah melakukan evaluasi menteri terkait rencana perombakan atau reshuffle kabinet.

"Saya enggak pernah tahu. Belum pernah tahu (reshuffle) itu," kata Eko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (6/5/2015).

Menurut Eko, pihaknya memang mengevaluasi kinerja para menteri. Namun, hal tersebut dilakukan sebatas kegiatan rapat dan kinerja. Dia menyebut evaluasi yang ditujukan buat reshuflle belum pernah dilakukan.

"Setiap ada kegiatan rapat terbatas dan rapat pimpinan, itu kan pasti ada penilaian kinerja. Dari situ kan bisa jadi bahan untuk evaluasi terhadap kinerja program. Tapi, kalau kemudian membahas evaluasi dalam konteks reshuffle, belum pernah," imbuh dia.

Eko menerangkan setiap menteri dan kementerian punya garis waktu kerja hingga penyerapan anggaran. Namun, kantor staf tak punya wewenang memberikan penilaian terhadap hal tersebut.

"Kita memberikan masukan dalam kerangka titik-titik mana di kementerian yang perlu diperbaiki. Misalnya, ada proses koordinasi antarkementerian yang kurang baik. Kita yang melakukan debottlenecking," tegas dia.

Wacana perombakan kabinet datang dari Wakil Presiden Jusuf Kalla. Menurutnya, dalam waktu tak lama lagi pemerintah akan mengganti sejumlah menteri.

Pernyataan itu diperkuat oleh Ketua DPR Setya Novanto yang kerap bertemu Presiden. "Ini kan sudah enam bulan kerja. Presiden sudah tahu semua yang dilakukan menteri-menterinya dan sudah tahu masalah kredibilitas, loyalitas. Presiden sudah pegang catatannya," katanya.

Presiden Jokowi sendiri hingga kini belum bersuara mengenai isu perombakan kabinet. Dia memillih bungkam saat ditanya wartawan.
 


(UWA)

Antara Riedl, Indonesia dan Label <i>Runner Up</i>
Piala AFF 2016

Antara Riedl, Indonesia dan Label Runner Up

27 minutes Ago

Sebelumnya sempat ada perjanjian jika Riedl gagal membawa Indonesia juara AFF, kontrak tiga tah…

BERITA LAINNYA
Video /