Sidang Perdana, Fuad Amin Izin ke WC Tiap 15 Menit

Renatha Swasty    •    07 Mei 2015 11:42 WIB
fuad amin imron
Sidang Perdana, Fuad Amin Izin ke WC Tiap 15 Menit
Fuad Amin Imron (Foto:MI/Rommy)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta menggelar sidang perdana Ketua DPRD nonaktif Fuad Amin Imron. Dalam sidang perdananya, Fuad Amin minta izin pada Ketua Majelis Hakim Muchlis agar tiap 15 menit diizinkan ke kamar mandi.
 
"Saya punya kanker postrat saya minta izin buang air tiap 15-30 menit," kata Fuad, Kamis (7/5/2015).
 
Fuad yang diketahui berumur 67 tahun itu tak cuma memiliki penyakit kanket postrat. Dia mengaku sakit-sakitan dan kurang pendengaran. "Saya sempoyongan dan kurang mendengar," tambah Fuad.
 
Namun, mantan Bupati Bangkalan itu tetap bisa menjalankan sidang. "Demi menghormati majelis hakim, Insyaallah bisa," pungkas dia.
 
Hingga berita ini dibuat, Jaksa masih membacakan surat dakwaan. Puluhan orang mensesaki ruang sidang lantai dua Pengadilan Tipikor.
 
Fuad ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) di kediamanannya di Bangkalan, Madura, Jawa Timur. Fuad dijerat dengan tiga dakwaan. Pertama, sebagai Ketua DPRD Kabupaten Bangkalan diduga menerima hadiah atau janji terkait jual beli gas alam untuk pembangkit listrik di Gresik dan Gili Timur, Bangkalan Madura, Jawa Timur.
 
Ia disangkakan Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 5 ayat (2), atau Pasal 11 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau penjara 4-20 tahun ditambah denda minimal Rp 200 juta dan maksimal Rp 1 miliar.
 
Kedua, selaku Bupati Bangkalan periode tahun 2003-2008 dan periode 2008-2013 dengan kasus serupa. Ketiga, perkara Tindak Pidana Pencucian Uang dengan sangkaan pasal 3 UU No 8 tahun 2010 dan Pasal 3 ayat (1) UU No 15 tahun 2002 sebagaimana telah diubah dengan UU No 25/2003 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 jo Pasal 64 KUHP mengenai perbuatan menyamarkan harta kekayaan yang diketahuinya atau patut diduganya merupakan hasil tindak pidana dengan tujuan menyembunyikan atau menyamarkan asal usul harta kekayaan. Dengan ancaman penjara paling lama 20 tahun dan denda paling banyak Rp10 miliar.
 


(FZN)

Dukungan Persib untuk Skuat Garuda

Dukungan Persib untuk Skuat Garuda

2 hours Ago

Dukungan untuk Timnas Indonesia yang akan berlaga melawan Thailand di partai puncak Piala AFF 2…

BERITA LAINNYA
Video /