BNPT: Indonesia Masuk dalam Peta Target Kelompok IS

Arga sumantri    •    07 Mei 2015 12:30 WIB
isis
BNPT: Indonesia Masuk dalam Peta Target Kelompok IS
Seminar Bahaya ISIS di Universitas Kristen Indonesia Cawang, Jakarta Timur--Metrotvnews.com/Arga Sumantri

Metrotvnews.com, Jakarta: Indonesia dan beberapa negara di Asia sudah masuk dalam peta target kelompok Islamic State (IS). Bahkan, BNPT telah mengendus adanya warga negara Indonesia yang bergabung dengan IS dan bergabung di kelompok Islamic of State Iraq and Syria (ISIS) Asia Tenggara.

"Kelompok Indonesia yang sudah begabung dengan IS sudah bentuk ISIS Asia Tenggara. Indonesia sudah masuk dalam peta target mereka bersama negara Asia Selatan dan Timur," terang Staf Ahli Badan Nasional Penanggulangan Terorisme, Sri Yunanto, dalam seminar Bahaya ISIS di Universitas Kristen Indonesia Cawang, Jakarta Timur, Kamis (7/5/2015).

Ancaman IS terhadap Indonesia rupanya cukup mengkhawatirkan. Menurut Sri Yunanto, ada lebih dari 10 organisasi di Indonesia yang mendukung IS. Kendati  sudah terdeteksi, BNPT mengaku sulit melakukan tindakan.

"Kita (BNPT) mau serius, tapi susah. Kalau di sini kan kita tidak bisa main tangkap begitu saja. Tidak bisa orang pulang dari Irak kemudian ditangkap, untuk cegah IS," kata Yunanto.

Beberapa kejadian di Indonesia akhir-akhir ini, kata dia, diduga sebagai bagian dari pergerakan IS. Sebut saja pemenggalan warga di Poso, Video ancaman Abu Jandal, seorang WNI anggota IS yang menantang TNI dan Polri, juga ancaman IS untuk menyambangi Lapas Nusakambangan untuk bebaskan Abu Bakar Baasyir dan Oman Abdurrahman, napi gembong teroris di Indonesia.

Lembaga Pemasyarakatan Pasir Putih, Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah mendapat ancaman dari kelompok ISIS dalam sebuah video di Youtube.com.

Kelompok itu mengancam akan menyerbu LP Nusakambangan untuk membebaskan Abu Bakar Ba'asyir dan Aman Abdurrahman.

Video ISIS yang berdurasi tiga menit lima detik itu disampaikan oleh seseorang dengan menggunakan pakaian
paramiliter.


(YDH)

Video /