10 Kandidat Calon Wali Kota Surabaya Siap Dipilih Golkar Kubu Ical

Amaluddin    •    07 Mei 2015 13:10 WIB
pilkada serentak
10 Kandidat Calon Wali Kota Surabaya Siap Dipilih Golkar Kubu Ical
Foto: Ketua DPP Golkar versi Munas Bali Aburizal Bakrie/Ant_M Agung Rajasa

Metrotvnews.com, Surabaya: Partai Golkar kubu Aburizal Bakrie atau versi Munas Bali siap mengikuti Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di Jawa Timur pada Desember mendatang. Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai Golkar Surabaya versi Munas Bali, M Alyas mengaku ada 10 nama yang masuk dalam daftar kandidat wali kota Surabaya yang akan diusung.

"Ada 10 nama yang kami dekati. Dan kami ingin melihat respon masyarakat seperti apa terhadap mereka," kata M Alyas kepada wartawan di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (6/5/2015).

Alyas mengatakan 10 nama itu berasal dari berbagai profesi. Di antaranya akademisi, tokoh masyarakat, tokoh muda, pers, pengusaha, tokoh perempuan, dan kader Gokar sendiri.  

Kesepuluh orang itu yakni Gesang Budiarso (Sekretaris DPD PG Provinsi Jatim), Azrul Ananda (pengusaha sekaligus tokoh muda), Airlangga Satriagung (pengusaha dan Ketua KONI Jatim), Dhimam Abror (tokoh pers dan olah raga), KH Asep Syaifudin (tokoh NU). Selain itu, Zainuddin Maliki (tokoh Muhammadiyah dan akademisi), Katjung Maridjan (akademisi), Nalini (psikolog dan akademisi), Sirikit Syah (tokoh perempuan dan tokoh pers), dan M Alyas sendiri.

Kesepuluh orang itu dinilai memiliki elektabilitas dan popularitas yang baik di daerah Surabaya. Selain itu, nama-nama tersebut merupakan hasil pemilihan tim pemenangan pilkada Golkar Surabaya.

"Harapan kami, nama-nama ini mendapat respon dari masyarakat. Siapa kira-kira orang yang layak memimpin Surabaya mendatang karena Pilkada adalah pilihan langsung masyarakat," ujar mantan Anggota DPRD Kota Surabaya ini.

Selanjutnya, Golkar akan melakukan survei untuk mengerucutkan nama-nama yang paling banyak didukung masyarakat. "Tapi, jika ada tokoh lain dari 10 nama tersebut dan dikehendaki masyarakat, maka akan dimasukkan dalam survei," katanya.

Setelah diketahui hasilnya, para kandidat calon wali kota dan wakil wali kota Surabaya itu akan diminta memaparkan visi dan misi mereka. Para kandidat akan dinilai kesungguhannya maju dalam pilkada nanti.

Meski optimis, Golkar akan menggandeng partai politik lain dalam pilkada nanti. Komunikasi politik pun telah dibangun secara intensif.

"Dan kandidat yang akan diusung nantinya akan dilakukan bersama partai politik koalisi, karena Golkar tak bisa mengusung sendiri," pungkasnya.


(TTD)

Video /