Ahok: KJP Bermasalah Sejak Awal

Meilikhah    •    07 Mei 2015 13:35 WIB
kjp
Ahok: KJP Bermasalah Sejak Awal
Sejumlah warga antre untuk mencairkan dana Kartu Jakarta Pintar (KJP) di kantor Cabang Bank DKI Otista, Jakarta. (Foto:

Metrotvnews.com, Jakarta: Program Kartu Jakarta Pintar (KJP) yang digagas Gubernur Joko Widodo dinilai sudah bersama sejak awal. Sebab, bantuan pendidikan itu disalahgunakan oleh orang tua untuk keperluan lain.
 
Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, KJP untuk membantu pendidikan anak dengan status ekonomi lemah. Namun kenyataannya, program KJP digunakan untuk keperluan lain.
 
"KJP itu bermasalah sejak awal. Kenapa? Karena orang tua mereka yang ambil duitnya. Makanya jadi tidak efektif," kata Ahok, dalam acara Women of The World Foundation di Balai Agung, Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (7/5/2015).
 
Agar penyaluran KJP tepat sasaran, Pemprov DKI akan memperlakukan KJP seperti kartu debit yang tak bisa dicairkan. KJP hanya bisa digunakan siswa untuk membeli keperluan sekolah seperti buku dan tas.
 
"Rp 480 ribu itu tidak bisa ditarik tunai. Hanya bisa membeli perlengkapan sekolah di pameran IKAPI (Ikatan Penerbitan Indonesia). Siswa bisa beli buku pelajaran secara debet di sana," jelasnya.
 
Sebelumnya dana bantuan pendidikan sebesar Rp180.000 hingga Rp240.000 bisa ditarik secara langsung melalui ATM Bank DKI dari rekening siswa penerima bantuan.


(FZN)

Dukungan Persib untuk Skuat Garuda

Dukungan Persib untuk Skuat Garuda

19 minutes Ago

Dukungan untuk Timnas Indonesia yang akan berlaga melawan Thailand di partai puncak Piala AFF 2…

BERITA LAINNYA
Video /