Dolar Bangkit, Harga Minyak Mentah Jeblok 3%

Ade Hapsari Lestarini    •    08 Mei 2015 08:10 WIB
minyak mentah
Dolar Bangkit, Harga Minyak Mentah Jeblok 3%
Ilustrasi -- REUTERS/Axel Schmidt

Metrotvnews.com, New York: Harga minyak mentah dunia jatuh tiga persen karena kebangkitan dolar AS. Sehingga menghapus keuntungan selama dua sesi terakhir perdagangan di pasar minyak.

Reuters melansir, Jumat, 8 Mei, pedagang dan investor juga kembali fokus kepada kelebihan pasokan minyak mentah dan bensin setelah euforia atas penarikan minyak mentah AS dalam beberapa bulan.

Harga minyak mentah Brent melemah USD2,23 atau 3,3 persen menjadi USD65,54 per barel. Untuk pekan ini, Brent 1,6 persen lebih rendah, dan merupakan penurunan mingguan sejak 30 April. Sementara itu, harga minyak mentah AS turun USD1,99 per barel atau 3,3 persen menjadi USD58,94 per barel. Bensin turun 2,3 persen, penurunan terbesar dalam sebulan, serta menetap lebih dari USD1,99 per galon.

Dolar, dalam posisi downtrend sejak awal Mei, melonjak karena optimisme laporan pekerjaan AS April akan menunjukkan kekuatan setelah klaim pengangguran mingguan dilaporkan optimistis. Sebuah penguatan greenback membuat komoditas berdenominasi dolar kurang terjangkau bagi pemegang euro dan mata uang lainnya.

Kuatnya perkiraan pertumbuhan permintaan dan perlambatan ekonomi AS membuat pasokan minyak mentah telah mendorong harga minyak sebesar 50 persen dari pada Januari.

Persediaan minyak mentah AS turun hampir empat juta barel pekan lalu, penurunan mingguan pertama mereka sejak Januari, demikian terungkap dalam data pemerintah. Tapi stok minyak mentah masih tinggi yakni sebesar 487 juta barel.

Sementara permintaan mingguan untuk bensin lebih tinggi, stok bahan bakar juga naik. Eksportir minyak mentah terbesar di dunia yang tergabung dalam OPEC akan melakukan pertemuan di Wina bulan depan ini diprediksi tidak akan memangkas produksi.


(AHL)

Antara Riedl, Indonesia dan Label <i>Runner Up</i>
Piala AFF 2016

Antara Riedl, Indonesia dan Label Runner Up

20 minutes Ago

Sebelumnya sempat ada perjanjian jika Riedl gagal membawa Indonesia juara AFF, kontrak tiga tah…

BERITA LAINNYA
Video /