Perekrut Mary Jane Didakwa Penyelundupan Narkoba

Fajar Nugraha    •    08 Mei 2015 10:22 WIB
eksekusi mati
Perekrut Mary Jane Didakwa Penyelundupan Narkoba
Perekrut Mary Jane Veloso ditahan polisi Filipina (Foto: ABS CBN News)

Metrotvnews.com, Manila: Pasangan Filipina yang menjadi perekrut terpidana hukuman mati Mary Jane Veloso jalani persidangan. Pasangan itu pun didakwa penyelundupan narkoba, serupa dengan Mary Jane.
 
Sebelumnya Mary Jane diberikan penundaan eksekusi mati, untuk diberi kesempatan bersaksi dalam penyelidikan jaringan penyelundupan manusia. Jaringan ini yang merekrut perempuan berusia 30 tahun tersebut.
 
Kepala Jaksa Penuntut di Departemen Kehakiman Filipina Claro Arellano mengatakan, mereka telah menemukan landasan yang cukup untuk mengajukan dakwaan penyelundupan narkoba dan perekrutan ilegal terhadap dua orang yang diduga menjebak Mary Jane. Dakwaan diarahkan kepada Maria Kristina Sergio dan mitranya Julius Lacanilao.
 
"Kasus-kasus ini akan diajukan di Pengadilan Nueva Ecija," sebut Arellano, seperti dikutip dari VOA Indonesia, Jumat (8/5/2015).
 
Nueva Ecija merupakan provinsi asal kedua orang tersebut. Sementara dakwaan yang ditetapkan, didasarkan pada laporan dari tiga orang yang direkrut bekerja di luar negeri. Ketiga orang itu menyadari bahwa pekerjaan tersebut hanyalah janji palsu.
 
"Pernyataan dari Veloso juga mengidentifikasi Sergio dan Lacanilao sebagai perekrutnya. Mereka menjanjikan Veloso sebuah pekerjaan di Malaysia," lanjut  Arellano. 
 
Menurut jaksa penuntut Filipina lainnya, Susa Azarcon, setelah tiba di Kuala Lumpur, Mary Jane diminta untuk pergi ke Jakarta di mana kemudian ditahan setelah kedapatan membawa 2,6 kilogram heroin yang disembunyikan di lapisan kopernya pada 2010.
 
Mary Jane mendapat hukuman mati, yang kemudian ditunda setelah Presiden Filipina meminta Indonesia untuk memperbolehkan Mary Jane memberi kesaksian mengenai tersangka anggota jaringan perdagangan manusia dan penyelundupan narkoba.
 
Sergio dan Lacanilao sudah ditahan di Manila dan tidak dapat dimintai komentarnya.



(FJR)

Antara Riedl, Indonesia dan Label <i>Runner Up</i>
Piala AFF 2016

Antara Riedl, Indonesia dan Label Runner Up

24 minutes Ago

Sebelumnya sempat ada perjanjian jika Riedl gagal membawa Indonesia juara AFF, kontrak tiga tah…

BERITA LAINNYA
Video /