Kembangkan UMK, BNI Suntik PNM Rp750 Miliar

Husen Miftahudin    •    08 Mei 2015 16:25 WIB
bni
Kembangkan UMK, BNI Suntik PNM Rp750 Miliar
BNI (FOTO ANTARA/Andika Wahyu)

Metrotvnews.com, Jakarta: Bank Negara Indonesia (BNI) dan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM memperkuat komitmen kerja sama pemberdayaan Usaha Mikro Kecil (UMK) di Indonesia melalui penyaluran pinjaman sebesar Rp750 miliar.

Direktur Keuangan dan Operasi PNM Kemas Hasani mengatakan, perjanjian kredit pembiayaan ini merupakan bentuk peningkatan kepercayaan BNI kepada PNM selaku lembaga keuangan nonbank milik negara yang dikhususkan membantu pembiayaan UMK. Kerja sama kredit ini untuk modal kerja PNM dalam menunjang pengembangan Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM) dalam membiayai UMK.

"Ada banyak potensi UMK di Indonesia. Jika disuntik modal, motivasi, manajemen kelembagaan, produksi hingga pemasaran maka berbagai usaha itu akan berkontribusi positif bagi peningkatan kesejahteraan pelaku usaha yang bersangkutan, lingkungan maupun pemerintah daerah setempat," ujar Kemas, ditemui di kantor pusat BNI 46, Jalan Jenderal Sudirman Kav 1, Jakarta Pusat, Jumat (8/5/2015).

Ia menambahkan, PNM sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah mendapat Penyertaan Modal Negara (PMN) 2015 sebesar Rp1 triliun untuk membantu pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan meluaskan jaringan hingga 2017 sebanyak 1.200 jaringan. Nantinya, suntikan modal dari BNI ini akan dipergunakan sebagai tambahan modal kerja kepada PNM terutama kepada nasabah ULaMM PNM.

"Kami yakin mampu menjalankan amanat pemerintah untuk menjadikan pengusaha mikro dan kecil menjadi masyarakat yang madani," pungkas Kemas.

Sebagai informasi, hingga saat ini layanan PNM telah menjangkau 2.865 kecamatan, 295 kabupaten dan 27 provinsi. Hingga akir 2014, PNM memiliki 715 kantor layanan termasuk 578 kantor ULaMM. Rencananya, PNM akan menambah jaringan layanan pada tahun ini guna menjangkau lebih dari 3.000 kecamatan di Indonesia.


(ABD)

Video /