PDIP Harap Pemerintah Cekatan Sikapi Kecelakaan Dubes RI di Pakistan

K. Yudha Wirakusuma    •    09 Mei 2015 05:33 WIB
kecelakaan helikopter
PDIP Harap Pemerintah Cekatan Sikapi Kecelakaan Dubes RI di Pakistan
Menkumham Yasonna H Laoly (tengah) menerima dokumen hasil keputusan Kongres IV PDIP di Bali yang diserahkan Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto (kanan) didampingi Wasekjen Ahmad Basarah (kiri) di Kemenkumham, Jakarta, Rabu (6/5). (Foto: ANTARA FOT

Metrotvnews.com, Jakarta: PDI Perjuangan berharap pemerintah bertindak cekatan menyikapi insiden jatuhnya helikopter militer Pakistan yang ditumpangi Duta Besar RI di Islamabad Burhan Muhammad dan istrinya Hery Listyawati. Insiden yang telah menewaskan istri Burhan itu harus mendapat perhatian penuh pemerintah RI.

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, Burhan merupakan duta besar luar biasa dan berkuasa penuh. Karenanya, sudah selayaknya  pemerintah memberikan perhatian serius pada Burhan.

“Beliau sebagai wakil negara tentu saja sangat layak apabila pemerintah melalui Menteri Luar Negeri segera memastikan perawatan terbaik bagi Pak Dubes. Kami harapkan Menteri Luar Negeri Indonesia segera bertindak cepat, melakukan evaluasi, dan segera memindahkan Pak Burhan ke rumah sakit yang representatif guna memastikan kesembuhan beliau,” kata Hasto, Jumat (8/5/2015).

Hasto juga menyampaikan rasa ikut berbela sungkawa atas meninggalnya istri Burhan. “PDIP mengucapkan duka cita atas meninggalnya isteri Bapak Burhan Muhammad, ketika sedang melaksanakan tugas negara, dengan melakukan kunjungan ke Khasmir,” ucap dia.

Sampai saat ini belum ada kepastian tentang penyebab kecelakaan helikopter militer Pakistan yang ditumpangi Burhan bersama istrinya dan para diplomat asing itu. Rencananya, helikopter itu akan membawa rombongan diplomat asing menyaksikan peresmian sebuah proyek di wilayah Kashmir, Pakistan. Namun, dalam perjalanan di wilayah Gilgit, helikopter yang membawa 11 warga asing dan enam warga Pakistan itu terjatuh.

Hasto menambahkan, meski belum ada kepastian tentang penyebab kecelakaan, namun upaya Indonesia untuk mendorong perdamaian antara Pakistan dengan India terkait konflik di Kashmir harus tetap berjalan.

“Kecelakaan helikopter yang saat ini sedang dicari penyebabnya, apakah ada persoalan teknis, atau karena kerawanan di daerah konflik, atau alasan apapun, tetap tidak akan menyurutkan langkah Indonesia di dalam mendorong perdamaian dunia, termasuk bagaimana partisipasi aktif para duta besar RI dalam membantu menyelesaikan persoalan di Pakistan,” pungkas dia.


(OGI)

Video /