Bantu Pelarian 9 Tahanan BNN, Pelaku akan Dijerat Pasal Narkotika

Annisa ayu artanti    •    09 Mei 2015 22:21 WIB
tahanan kabur
Bantu Pelarian 9 Tahanan BNN, Pelaku akan Dijerat Pasal Narkotika
Ilustrasi tersangka narkotika yang ditangkap BNN. (Foto: MI/IMMANUEL ANTONIUS)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Anang Iskandar menegaskan, pihak-pihak yang membantu proses pelarian sembilan tahanan BNN bakal ikut dijerat. Keempat orang yang membantu proses pelarian itu bakal dijerat Pasal 138 Undang-Undang Narkotika.

"Yang membantu ada pada pasal 138, mereka kena pasal pembantu. Jadi ada pelaku, ada pembantu, ada pembantu setelah, yang membantu melindungi segala macam," kata Anang di Kantor BNN, Jalan MT Haryono, Jakarta, Sabtu (9/5/2015).

Adapun, keempat orang itu jelas Anang akan dijerat Pasal 138 Undang-Undang Narkotika Nomor 35 tahun 2009. Yakni setiap orang yang menghalang-halangi atau mempersulit penyidikan serta penuntutan dan pemeriksaan perkara tindak pidana narkotika dan atau tindak pidana prekusor narkotika akan dipidana. Ancaman hukuman pidana bagi mereka yang melakukannya paling lama 7 tahun dan denda paling banyak Rp500 juta.

Sebelumnya, sembilan dari 10 tahanan BNN yang melarikan diri dua bulan lalu berhasil ditangkap. Penangkapan dilakukan di sejumlah lokasi berbeda.

Sembilan tahanan yang berhasil ditangkap adalah, Hasan Basri (35), Samsul Bahri (42), Apip Apriansah (33), Husen (42), Harry Radiawan (37) Hamdani (36), Abdullah (35), Franky (34) dan Erick (39).

Selain menangkap sembilan tersangka, BNN menangkap empat pihak yang diduga membantu pelarian tahanan tersebut. Salah satu dari empat tersangka yang membantu tahanan kabur adalah petugas BNN.


(REN)

Antara Riedl, Indonesia dan Label <i>Runner Up</i>
Piala AFF 2016

Antara Riedl, Indonesia dan Label Runner Up

32 minutes Ago

Sebelumnya sempat ada perjanjian jika Riedl gagal membawa Indonesia juara AFF, kontrak tiga tah…

BERITA LAINNYA
Video /