Ruhut Bicara Soal Pasek dan Marzuki 'Lawan' SBY

Amaluddin    •    10 Mei 2015 21:37 WIB
kongres partai demokrat
Ruhut Bicara Soal Pasek dan Marzuki 'Lawan' SBY
Anggota DPR dari Fraksi Demokrat Ruhut Sitompul--Antara/Rosa Pangabean

Metrotvnews.com, Surabaya: Sebuah baliho besar bergambar I Gede Pasek Suardika yang bertuliskan 'Ketua Umum Partai Demokrat' terpajang di kawasan Kongres IV Demokrat. Juru bicara (Jubir) Partai Demokrat Ruhut Sitompul mengaku kaget terkait bentuk 'perlawanan' Pasek ini.

Walau Ruhut kaget masih ada yang ingin bersaing dengan SBY, karena diklaim sudah mendapat dukungan dari 99 persen pengurus daerah. Namun, baliho Pasek ini tidak akan diturunkan karena inilah iklim demokrasi Kongres.

"Soal baliho, SBY membiarkan tidak mencopotnya. Biarkan saja, ini alam demokrasi," kata Ruhut, di Surabaya, Minggu (10/5/2015).

Ruhut pun membantah tuduhan Pasek dan Marzuki Alie yang menuduh SBY diskriminatif dalam Kongres  yang akan digelar 11-13 Mei 2015 besok. Anggota DPR itu menilai SBY berlaku adil kepada seluruh kader.
 
"Pak SBY itu sayang pada semua kader. Sayang sama Anas, sayang sama Pasek dan Marzuki Alie. Mereka aja seperti itu," kata Ruhut menyindir.

Terkait tidak diundangnya Gede Pasek dan Marzuki Ali, Ruhut mengatakan harusnya proaktif untuk datang ke Kongres sebagai kader.

"Harusnya mereka tetap hadir, ngapain nunggu diundang. Saya saja sudah tiga hari ikut menyiapkan acara kongres, saya juga tidak diundang. Tapi kalau kader PD, mestinya tetap hadir, ngapain tunggu diundang, datang saja dong. Gede Pasek juga, dia itu siapa," kata Ruhut dengan nada kesal.

Anggota Steering Committee (SC) Bidang Tata Tertib Kongres IV Partai Demokrat ini mempertanyakan wacana pencalonan Pasek. Menurut aturan, syarat pencalonan Ketua Umum harus mendapat dukungan minimal 30 persen suara. Sementara itu Pasek tidak memiliki basis pendukung sama sekali.
 
“Menjadi calon itu harus didukung 30 persen DPC-DPD. Pak SBY sudah diminta aklamasi 99 persen. Bagaimana dengan pak Marzuki dan Pasek? Belum lagi Gede Pasek, masak independen mau jadi Ketua Umum," kata dia.


(SUR)

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi
Rasisme dalam Sepakbola

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi

1 day Ago

Suporter AS Roma tirukan suara monyet ke arah Antonio Rudiger, bek Chelsea saat kedua tim bentr…

BERITA LAINNYA
Video /