On This Day

On This Day: Stadion Bradford City Terbakar, Puluhan Penonton Tewas dan Ratusan Terluka

Alfa Mandalika    •    11 Mei 2015 05:26 WIB
pada hari ini
<i>On This Day</i>: Stadion Bradford City Terbakar, Puluhan Penonton Tewas dan Ratusan Terluka
Stadion Valley Parade markas Bradford City yang terbakar pada 11 Mei 1985. (Foto: File Bradford City)

Metrotvnews.com: Kisah tragis terjadi di Stadion Bradford City pada 11 Mei 1985. Ketika pertandingan sedang berlangsung, stadion mengalami insiden kebakaran. Parahnya lagi, ada 56 orang tewas dan 265 terluka.

Kebakaran yang terjadi di Stadion Valley Parade itu merupakan peristiwa paling buruk dalam sejarah sepak bola Inggris. Valley Parade kala itu memang masih menggunakan desain kuno termasuk kayu sebagai atap utama.

Peristiwa nahas itu terjadi ketika Bradford menghadapi Lincoln City. Pertandingan digelar untuk merayakan kemenangan meraih trofi Liga Sepak Bola Divisi III. Dan tepat pukul 15:40 terjadi kebakaran yang melahap kayu-kayu di stadion dengan cepat. Tidak ayal, para penonton yang berada di stadion langsung berusaha melarikan diri.

Namun, tidak semua selamat dari amukan api. Pasalnya, ada 56 orang tewas terjebak tidak bisa keluar dari stadion dan penonton yang lain mengalami luka-luka.

Salah satu komentator TV yang menjadi saksi utama dalam peristiwa itu menyebutkan bahwa ada seorang yang merokok sehingga menyebabkan kebakaran.

"Seorang pria dari Australia mengunjungi anaknya. Dan ia menyalakan rokok dan membuang rokok sembarangan. Tidak berapa lama, ada gumpalan asap yang membuat stadion terbakar," ungkap John Helm komentator TV ketika itu.

Seorang saksi lain mengatakan bahwa kertas yang terbakar mampu membuat kayu-kayu di stadion ketika itu terbakar.

Setelah api membesar, pihak kepolisian pun langsung bertindak cepat. Tetapi, kecepatan para pihak berwenang masih kalah dengan api. Api mulai menyebar ke tribun penonton. Salah satu saksi mata Geoffrey Mitchell mengatakan asap yang dihasilkan oleh kebakaran di stadion membuat kesulitan bernapas.

"Suasana kebakaran seperti itu membuat saya kesulitan untuk bernapas," ujar Mitvchell.

Tidak berapa lama kemudian, pihak kepolisian datang ke lokasi bersama petugas pemadam kebakaran. Tetapi, para petugas yang bertugas itu harus menerima kenyataan lantaran ada penonton yang tewas. Selain itu, para penonton yang lolos, langsung dievakuasi oleh pihak-pihak terkait.

Setelah mengalami insiden kebakaran, Vallet Parade mendapatkan pemulihan sebesar 2,6 juta pounds untuk membangun kembali stadion. Lalu, stadion kembali dibuka pada 14 Desember 1986 dan Timnas Inggris sudah menjajal lapangan tersebut. (Dari berbagai sumber)

 


(ASM)

Jika Bobol Gawang Juventus, Llorente Enggan Merayakannya
Jelang Tottenham vs Juventus

Jika Bobol Gawang Juventus, Llorente Enggan Merayakannya

1 day Ago

Striker Tottenham Hotspur, Fernando Llorente, menegaskan tidak akan merayakan jika dia mencetak…

BERITA LAINNYA
Video /