Kerja Sama PSSI-News Corp Sampai ke Telinga Menpora

   •    22 Januari 2013 01:00 WIB
Kerja Sama PSSI-News Corp Sampai ke Telinga Menpora

ANTARA/Puspa Perwitasari

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo rupanya sudah mendengar rencana kerja sama PSSI dengan jaringan televisi raksasa News Corp.

Seperti yang telah ramai diberitakan sebelumnya, News Corp bersedia menyiarkan tayangan Indonesian Primer League (IPL) sekaligus mengelola hak komersial kompetisi tersebut.

Menpora tahu akan rencana tersebut. Lalu bagaimana respon Menpora? Roy Suryo meminta tidak dimintai pertanggungjawaban jika kelak ada hal yang tidak terlaksana setelah kerja sama itu tercapai.

"Pemerintah tidak akan bertanggung jawab jika kelak ada kesepakatan yang telah ditandatangani News Corp dengan PSSI tidak terlaksana," tegas Roy Suryo usai menerima Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Rita Subowo di kantornya Lantai 10 Gedung Kemenpora Jakarta, Senin (21/1).

Selain menyoroti masalah adanya kerjasama tersebut, Roy Suryo meminta PSSI untuk mentaati Undang Undang Sistem Keolahragaan Nasional (UU SKN) Nomor 3 Tahun 2005. "Saya minta siapa pun harus taat dengan aturan UU SKN tidak terkecuali PSSI," tegasnya.

Berbicara masalah penyelesaian konflik PSSI, mantan anggota Komisi I DPR-RI ini mengungkapkan ada tiga opsi yang dihasilkan dalam pertemuan dengan Rita Subowo. Namun, ia tidak mau merinci ketiga opsi tersebut.
"Saya sudah koordinasi dengan Ketua Umum KOI Rita Subowo yang mendapat mandat dari AFC/FIFA untuk menyelesaikan kasus sepakbola Indonesia. Pokoknya, kekisruhan ini harus segera berakhir," tandasnya.

Di sisi lain, penolakan keterlibatan News datang dari klub yang bermain di Indonesia Super League yakni Persipura Jayapura dan Sriwijaya FC Palembang .


Persipura Jayapura melalui Sekretaris Umum Persipura, Thamrin Sagala mengatakan, pihaknya tidak ingin pengelolaan liga Indonesia dikelola pihak asing.

"Kalau PSSI Djohar ingin menjual IPL silahkan saja. Kami tidak ingin dijual. Penandatangan itu tidak bisa sembarangan," tegas Thamrin ketika dihubungi melalui selulernya.

"Apalagi kami telah memiliki kontrak hak siar dengan ANTV dan TVone," sambung Thamrin.


Senada juga dikemukakan Direktur Tehnik Sriwijaya FC,Hendri Zainudin. Menurut dia, rencana itu harus disepakati lewat kongres.

"Intinya, kami Sriwijaya tidak ingin pengelolan kompetisi di jual. Semua harus disepakati oleh anggota PSSI dan klub-klub lainnya melalui kongres," tandasnya. (OL-8)


Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi
Rasisme dalam Sepakbola

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi

3 days Ago

Suporter AS Roma tirukan suara monyet ke arah Antonio Rudiger, bek Chelsea saat kedua tim bentr…

BERITA LAINNYA
Video /