Desember 2014, Pembiayaan Sektor Kelautan Capai Rp10,8 Triliun

Antara    •    11 Mei 2015 18:12 WIB
kelautan dan perikanan
Desember 2014, Pembiayaan Sektor Kelautan Capai Rp10,8 Triliun
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. MI/RAMDANI

Metrotvnews.com, Makassar: Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyatakan pembiayaan untuk sektor kelautan dan perikanan pada periode Desember 2014 tercatat sebanyak Rp10,8 triliun. "Untuk data triwulan pertama tahun ini belum saya pegang, tetapi yang pasti data pembiayaan pada periode Desember tahun lalu itu tercatat sebesar Rp10,8 triliun," ujarnya pada peresmian program Jangkau, Sinergi, dan Guideline (Jaring) di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Senin (11/5/2015).

Menteri Susi mengatakan, dalam mewujudkan sasaran program Jaring ini terdapat delapan bank pelopor pembiayaan pada sektor kelautan dan perikanan yang merupakan mitra bank Program Jaring. Delapan bank yang menjadi mitra para pengusaha dan nelayannya adalah Bank Rakyat Indonesia, Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN), Bank Danamon, Bank Mandiri, BNI, Bank Permata Bank Bukopin dan Bank BPD Sulselbar.

Selain dari perbankan, komitmen meningkatkan pembiayaan untuk sektor kelautan dan perikanan juga diberikan oleh industri keuangan non bank (IKNB) melalui konsorsium perusahaan pembiayaan, asuransi jiwa, asuransi
umum dan penjaminan. "Total pembiayaan ke delapan bank dan konsorsium IKNB pada sektor kelautan dan perikanan periode Desember tahun lalu Rp10,8 triliun dengan komitmen perumbuhan pembiayaan ke sektor kelautan dan perikanan sampai Desember 2015 sebesar Rp7,2 triliun atau rata-rata pertumbuhan sebesar 66,2 persen," tuturnya.

Menteri Susi menyatakan, komitmen tambahan pembiayaan untuk tahun 2015 itu tentunya akan meningkatkan outstanding porsi pembiayaan perbankan pada sektor kelautan dan perikanan yang per Desember 2014 mencapai Rp17,9 triliun. Pada angka itu, dia mempersentasekannya sekitar 0,49 persen dari total pembiayaan perbankan nasional. Sementara itu, pembiayaan industri keuangan non bank kepada sektor tersebut pada 2014 mencapai Rp1,7 triliun atau sebesar 0,7 persen dari total IKNB.

"Delapan bank yang menjadi partner program Jaring sudah menyatakan komitmennya untuk mendukung program ini guna mendorong kemajuan pada sektor kelautan dan perikanan," cetusnya.

Direktur Utama BNI Achmad Baiquni mengungkapkan, sebelum adanya program Jaring, rata-rata penyaluran kredit BNI di sektor kelautan dan perikanan per tahunnya hanya Rp30 miliar. "Dengan adanya program Jaring, penyaluran kredit BNI pada sektor ini diproyeksikan akan tumbuh menjadi Rp1 triliun setiap tahunnya. Kami optimistis mimpi kami dapat terwujud dengan hadirnya program Jaring ini," pungkasnya.


(WID)

Shaqiri Tepis Rumor Pindah ke Roma
Isu Bursa Transfer Pemain

Shaqiri Tepis Rumor Pindah ke Roma

8 hours Ago

Mendengar kabar ketertarikan AS Roma, Shaqiri mencoba untuk menjawab dengan santai. Ia mengaku …

BERITA LAINNYA
Video /