Tiongkok Pangkas Suku Bunga 5,1%, Bagaimana dengan Indonesia?

Suci Sedya Utami    •    11 Mei 2015 18:55 WIB
suku bunga
Tiongkok Pangkas Suku Bunga 5,1%, Bagaimana dengan Indonesia?
Ilustrasi. MI/Usman Iskandar

Metrotvnews.com, Jakarta: Bank Sentral Tiongkok telah memangkas suku bunga acuannya dengan alasan adanya perlambatan pertumbuhan ekonomi. Lantas bagaimana dengan suku bunga acuan di Indonesia?

Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Hendar mengatakan Bank Indonesia tidak bisa mengikuti langkah Bank Sentral Tiongkok untuk menurunkan suku bunga acuan dalam waktu dekat ini.

"Artinya begini, tidak bisa keputusan itu dilakukan tanpa melakukan assessment. Tiongkok mungkin sudah melakukan assessment itu," kata dia ditemui di kantor Kemenko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Senin (11/5/2015).

Pasalnya, menurut Hendar, untuk mengambil keputusan menurunkan atau menaikkan suku bunga harus melalui pembicaraan di tingkat Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang diadakan setiap bulannya.

"Jadi kita punya reschedule-nya, kita lakukan dalam RDG yang akan datang nanti. Jadi kita tunggu saja," ujarnya.

Lebih lanjut dia menambahkan, jika menilik ekonomi Indonesia 2015, pihaknya meyakini pertumbuhannya akan lebih baik dibanding tahun lalu, meski memang pada kuartal pertama angkanya hanya tercapai 4,71 persen. Namun, diharapkan kuartal berikutnya, spending pemerintah akan membaik sehingga ada ruang untuk tumbuh lebih tinggi.

"Jadi kita masih, tentu kita masih akan review dengan ketentuan itu akan dilakukan setelah RDG," tukasnya.

Seperti diketahui, Bank Sentral Tiongkok, hari ini memangkas suku bunganya sebesar 25 basis poin menjadi 5,1 persen. Keputusan itu diambil agar bisa memacu pertumbuhan dengan menurunkan biaya pinjaman.


(WID)

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi
Rasisme dalam Sepakbola

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi

1 day Ago

Suporter AS Roma tirukan suara monyet ke arah Antonio Rudiger, bek Chelsea saat kedua tim bentr…

BERITA LAINNYA
Video /