Aher Kecewa Pelabuhan Cilamaya Dibatalkan

Husen Miftahudin    •    12 Mei 2015 07:48 WIB
pelabuhan cilamaya
 Aher Kecewa Pelabuhan Cilamaya Dibatalkan
Gubernur Provinsi Jawa Barat, Ahmad Heryawan. ANTARA FOTO/Novrian Arbi/

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah telah memastikan pembangunan Pelabuhan Cilamaya, Karawang dibatalkan. Meski begitu, pemerintah akan tetap membangun pelabuhan untuk menekan biaya distribusi logistik sebagai pendukung Pelabuhan Tanjung Priok yang kini memakan waktu tunggu barang hingga enam hari lamanya.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) mengaku kecewa pemerintah membatalkan pembangunan Pelabuhan Cilamaya. Menurut dia, pembangunan pelabuhan yang rencananya dibangun di sebelah timur daerah Cilamaya akan memakan waktu yang cukup lama, apalagi studi pembangunannya saja memakan waktu hingga dua tahun.

"Kalau kita batalkan, studinya saja perlu dua tahun. Kalau ini belum resmi keputusannya. Sampai saat ini kami belum terima keputusan ini. Pihak JICA masih protes. Kita masih kaji kembali kepantasannya untuk dibangun pelabuhan," ungkap Aher dalam pertemuan seluruh gubernur Indonesia dengan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas Andrinof Chaniago di kantor Bappenas, Jalan Taman Suropati, Jakarta Pusat, Senin (11/5/2015) malam.

Ia menambahkan, PT Pertamina (Persero) seharusnya memberitahukan dari awal kepada pemerintah bahwa daerah Cilamaya sulit untuk dibangun pelabuhan karena memiliki pipa minyak dan gas bumi (migas) Pertamina yang membentang.

"Permasalahannya pemerintah membatalkan karena alsan Pertamina dan segala macam. Padahal studi (pembangunan Pelabuhan Cilamaya) dilakukan pada 2008. Kalau sudah ada perencanaan, mmengapa Pertamina baru bicara hari ini," cetus Aher.

Hal ini, sambung dia, jelas berdampak pada mahalnya biaya distribusi logistik yang tak akan kunjung usai. Apalagi banyak industri-industri di daerah Jawa Barat, seperti Karawang, yang membutuhkan logistik penunjang untuk melanjutkan produksi industri mereka.

"Ini berdampak semakin lambatnya proses pengapalan di Tanjung Priok. Dari sana ke kawasan industri di Karawang," pungkas Aher.

Sebelumnya, pemerintah membatalkan pembangunan Pelabuhan Cilamaya karena jika dipaksakan, maka akan membahayakan bagi kapal-kapal yang melintas. Hal ini karena banyak pipa migas milik Pertamina yang melintang di bawah laut.

Meskipun demikian, pemerintah akan tetap berkomitmen untuk membangun pelabuhan penunjang Pelabuhan Tanjung Priok di sebelah timur daerah Cilamaya. Namun, pembangunan tersebut harus diulang dari awal dan akan memakan waktu yang cukup lama.


(AHL)

Pique Berharap Jumpa City di Liga Champions
Liga Champions 2017--2018

Pique Berharap Jumpa City di Liga Champions

1 day Ago

Bek Barcelona Gerard Pique berharap timnya bisa bertemu Manchester City di Liga Champions musim…

BERITA LAINNYA
Video /