Industri Perawatan Pesawat Lokal Hanya Mampu Serap Anggaran 30%

Husen Miftahudin    •    12 Mei 2015 14:14 WIB
penerbangan
Industri Perawatan Pesawat Lokal Hanya Mampu Serap Anggaran 30%
Ilustrasi. Antara/Maha Eka Swasta

Metrotvnews.com, Jakarta: Industri penerbangan nasional saat ini tumbuh dan berkembang pesat. Menurut data, pertumbuhan rerata industri penerbangan lokal tumbuh sekitar 15-20 persen pertahun. Hal ini jelas akan membuka peluang usaha dan investasi untuk mendukung industri penerbangan, salah satunya adalah industri jasa perawatan dan perbaikan pesawat terbang atau Maintenance Repair and Overhaul (MRO).

Meski begitu, ternyata industri jasa perawatan dan perbaikan pesawat dalam negeri hanya mampu menyerap anggaran sebanyak USD225 juta atau sekitar 30 persen dari total belanja sebesar USD850 juta pada tahun lalu. Bahkan, total belanja maskapai penerbangan Indonesia untuk jasa perawatan dan perbaikan pesawat yang tahun ini meningkat menjadi USD900 juta, diprediksi tak akan mampu mendongkrak serapan industri lokal dan hanya menyerap tak lebih dari 30 persen.

"MRO Indonesia baru menyerap 30 persen, sisanya dibelanjakan ke luar negeri," ujar Ketua Dewan Pimpinan Indonesia Aircraft Maintenance Services Association (IAMSA) Richard Budihadianto ditemui dalam acara Aviation MRO Indonesia (AMROI) 2015 di Hotel Grand Mercury, Jalan Hayam Wuruk No 37, Jakarta Pusat, Selasa (12/5/2015).

Dia menambahkan, sebanyak USD625 juta atau sekitar 70 persen omset belanja perbaikan dan perawatan pesawat terbang tahun lalu dinikmati oleh industri MRO asing. Menurut Richard, hal ini karena maskapai penerbangan lebih memilih melakukan perawatan dan perbaikan di luar negeri.

"Maskapai banyak yang merawat dan memperbaiki pesawat terbang di luar negeri karena industri MRO dalam negeri belum terlalu berkembang. Padahal Indonesia memiliki potensi pertumbuhan industri penerbangan yang luar biasa," pungkas Richard.

Sebagai informasi, saat ini jumlah perusahaan MRO yang terdaftar dalam Direktorat Kelaikan Udara dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKUPPU) Kementerian Perhubungan sebanyak 72 perusahaan. Sebanyak 29 diantaranya merupakan anggota IAMSA.

Pada 2014 lalu, pasar global industri MRO mencapai USD57 miliar dan diprediksi tumbuh sekitar 4,1 persen per tahun. Diprediksi, pada 2022 mendatang kawasan Asia Pasifik akan menjadi pusat pertumbuhan MRO.


(WID)

Pique Berharap Jumpa City di Liga Champions
Liga Champions 2017--2018

Pique Berharap Jumpa City di Liga Champions

1 day Ago

Bek Barcelona Gerard Pique berharap timnya bisa bertemu Manchester City di Liga Champions musim…

BERITA LAINNYA
Video /