Disidang di Denpasar, Bupati Lombok Dipindah ke Lapas Kerobokan

Yogi Bayu Aji    •    12 Mei 2015 15:31 WIB
kasus korupsi
Disidang di Denpasar, Bupati Lombok Dipindah ke Lapas Kerobokan
Bupati nonaktif Lombok Barat Zaini Arony. Foto: Rommy Pujianto/MI

Metrotvnews.com, Jakarta: Kasus dugaan pemerasan Bupati Lombok Barat Zaini Arony masuk tahap penuntutan. Dia akan disidang di Pengadilan Tipikor Denpasar, Bali.

Menjelang persidangan, Zaini dipindah dari Rumah Tahanan Guntur, Jakarta, ke Lapas Kerobokan Bali. "Hari ini perkaranya dilimpahkan ke tahap dua kepenuntutan, sekaligus kepada tersangka dipindahkan selanjutnya dilakukan penahanan di LP Kelas II A Denpasar, Kerobokan," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha di kantornya, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (12/5/2015).

Priharsa memastikan, Zaini akan diberangkatkan ke Bali pada Selasa ini. Jaksa penuntut umum di KPK juga memperpanjang masa penahanan Zaini. "Selama 20 hari sejak hari ini sampai 31 Mei 2015,"  jelas dia.

Dalam pemeriksaan, kata Priharsa, penyidik menemukan tujuh item barang yang diduga hasil pemerasan Zaini. "Ada dua mobil Toyota Inova , jam Rolex, cincin permata mata kucing, ada uang Rp400 juta, uang Rp300 juta, uang Rp2 miliar dan dua bidang tanah di Kecamatan Sekotong dengan luas 9.889 meter persegi," jelas Priharsa.

Adapun Zaini ditetapkan sebagai tersangka pada 12 Desember 2014. Politikus Golkar ini diduga nekat memeras PT Djaja Business Group (DBG) dalam proses perizinan lokasi wisata di wilayah kewenangannya.

Sang Bupati pun mendekam di tahanan KPK sejak 17 Maret. Oleh lembaga antikorupsi, dia dijerat dengan Pasal 12 huruf e atau Pasal 23 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 421 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.


(KRI)

Rekam Jejak Indonesia di Piala Asia U-16
Timnas U-16

Rekam Jejak Indonesia di Piala Asia U-16

2 days Ago

Terhitung dari 17 kali penyelenggaraan yang sudah berlangsung. Indonesia hanya mampu lolos ke p…

BERITA LAINNYA
Video /