Menkeu Sebut PPh 22 Harus Tetap Jalan Tanpa Memberatkan Dunia Usaha

Eko Nordiansyah    •    13 Mei 2015 14:49 WIB
pajak
Menkeu Sebut PPh 22 Harus Tetap Jalan Tanpa Memberatkan Dunia Usaha
Ilustrasi. Dok Kemenkeu

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Keuangan, Bambang PS Brodjonegoro mengungkapkan, banyak pengusaha mengkhawatirkan target penerimaan pajak yang tinggi dari pemerintah akan berpengaruh pada menurunnya daya beli masyarakat.

Meskipun begitu, menurut Bambang PPh 22 mengenai barang mewah harus tetap dilaksanakan, namun tanpa memberatkan dunia usaha. "Bagaimana pun, PPh 22 barang mewah juga bisa berjalan tanpa memberatkan dunia usaha," ujarnya di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Rabu (13/5/2015).

Bambang menambahkan, PPh 22 ini sifatnya bayar dimuka ketika proses jual-beli dilakukan. Selanjutnya, ketika wajib pajak menyampaikan Surat Pemberitahuan (SPT) Pajak bisa digunakan untuk mengurangi kewajiban pajak yang harus dibayarkan.

"PPh 22 ini sifatnya bayar dimuka. Misal beli apartemen di atas Rp5 miliar, ketika beli bayar PPh-nya dan ketika menyampaikan SPT bisa dimasukkan dalam komponen bayar pajak," tukas dia.

Bambang juga meminta para konsumen agar tidak khawatir karena hal ini bukan bayaran tambahan dari pajak. "PPh 22 tetap jalan, tapi supaya konsumen tidak khawatir, ini bukan bayaran ekstra tapi pajak bayar dimuka dimana yang jadi bagian itu pajak tahunannya, itu kekurangan pajaknya dalam SPT," pungkasnya.


(WID)

Sejumlah Transfer Pemain di Liga Eropa

Sejumlah Transfer Pemain di Liga Eropa

2 hours Ago

Juventus selangkah lagi mendapatkan striker muda Republik Ceko Patrik Schick dan turut mendapat…

BERITA LAINNYA
Video /